oleh

Minta Penyidik Tidak Tebang Pilih

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Advokat Ayub Zakarian, SE, SH, MH dan M Daud SE, SH, meminta penyidik Polres Musi Rawas (Mura) memeriksa pihak PT Dapo Agro Makmur (DAM). Setelah klien mereka, mantan Kades Pelawe AH, ditetapkan tersangka dan ditahan.

Kepada Linggau Pos, Jumat (7/9), M Daud mengatakan, statusnya klien kami, memang sudah tersangka. Disangkakan pasal 272 KUHP terkait pasal penggelapan atau pemalsuan dokumen dan lahan.

Pihaknya, ditambahkan Daud, sudah meminta penangguhan penahanan kepada Polres Mura. Namun ditolak. Tapi, pihaknya tidak berkecil hati, karena diterima atau tidak merupakan wewenang kepolisian.

Hanya saja pihaknya meminta para penyidik Polres Mura jangan tebang pilih dan menetapkan kliennya saja sebagai tersangka. Ia meminta pihak perusahaan juga ikut diperiksa.

“Karena yang namanya kasus penggelapan itu tidak mungkin sendirian. Pasti ada orang lain juga yang terlibat, itulah kita minta pihak perusahaan juga diperiksa,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, Penyidik Polres Musi Rawas (Mura) menahan mantan Kades Pelawe Kecamatan BTS Ulu, AH dan seorang rekannya AY, dalam kasus lahan dengan PT DAM di Desa Pelawe. Informasi diterima keduanya ditahan sejak Rabu (5/9) sore, setelah menjalani pemeriksaan.

Sementara, Kuasa Hukum tersangka AY, Fauzi Arianto, SH kepada Linggau Pos, Kamis (6/9) menjelaskan, pihaknya mengikuti proses hukum yang berlaku.

“Dari awal klien kami proaktif. Kami menghargai proses hukum yang dilakukan oleh Polres Mura,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik Polres Mura. Namun soal dipenuhi atau tidak, tetap menjadi kewenangan penyidik.

“Kami sudah mengajukan penangguhan penahanan, yang menjadi hak klien. Kalaupun tidak dikabulkan oleh penyidik, mungkin memang ada pertimbangan-pertimbangan,” tambahnya.

Mengenai materi yang disangkakan, diakui Fauzi, tentunya harus dibuktikan saat persidangan di Pengadilan.

“Soal materinya, tentu nanti akan diperjuangkan di persidangan. Dan harapan, kami agar penyidik agar juga menyidik pihak-pihak lain yang terlibat. Semoga pedang keadilan itu, jangan tajam ke bawah,” katanya. (end)

Rekomendasi Berita