oleh

Miliki Sajam Divonis 1 Tahun

LUBUKLINGGAU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau memvonis Joni Dinata (22) warga Dusun II Kelurahan Desa Yudha Karya Bakti, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas (Mura), selama satu tahun, Kamis,(17/1).

Ia divonis seberat itu karena dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki atau menyimpan senjata tajam jenis pisau sepanjang 15 cm.

Sidang yang dipimpin Hakim Yopi Wijaya, SH didampingi Hakim Anggota Dian Triastuti, SH dan Siti Yuristya SH,MH dengan Panitera Pengganti (PP) Marlinawati SH,

Majelis hakim sepakat  menyatakan Joni melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Darurat No.12 Tahun 1951.

Menurut Hakim, sebagai pertimbangan yang memberatkan, perbuatannya ini meresahkan masyarakat, dan yang meringankan bahwa ia mengakui perbuatannya.

Sementara itu, putusan majelis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dedy Fahlezy selama satu tahun 10 bulan.

Kemudian, terdakwa dan JPU sama-sama menerima putusan tersebut.

Sedangkan surat dakwaan JPU, menyebutkan perbuatan terdakwa ini bermula, Rabu 9 Oktober 2018, sekitar pukul 02.00 WIB, petugas Polsek Muara Lakitan sedang giat patroli.

Namun saat melintasi di jalan lintas Sekayu-Lubuklinggau tepatnya di Desa Muara Rengas Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Mura melihat satu unit truk yang dikendarai terdakwa mencurigakan.

Kemudian, petugas menghentikan laju truk tersebut, dan langsung melakukan penggeledahan. Setelah digeledah, ditemukan sebuah senjata tajam berjenis pisau yang berukuran 15 centimeter bergagang kayu warna merah bersarung kertas warna biru berlapis plastik.

Selanjutnya terdakwa langsung diamankan beserta Barang Bukti (BB) ke Mapolsek Muara Lakitan.

Dari pengakuan terdakwa, ia membawa sebilah pisau tersebut untuk membela atau menjaga diri. Akan tetapi terdakwa tak mempunyai izin dari pihak berwenang maupun instansi manapun untuk menggunakan pisau tersebut dalam pekerjaannya.(awj)

Rekomendasi Berita