oleh

Migrain Saat Menstruasi

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Ranti (30) dibuat gusar oleh migrain yang kerap dideritanya. Terutama ketika menstruasi.

“Dalam satu bulan, biasanya masa menstruasi saya di akhir bulan selama lima hari. Tiga hari pertama menstruasi saya pasti migrain. Saya kerap minum obat warung untuk meredakan nyeri,” keluh guru PAUD ini, saat dibincangi Linggau Pos, Sabtu (25/8).

Menurutnya, migrain yang dirasakan itu cukup mengganggu aktivitasnya dalam mengajak anak-anak. Sehingga, kerapkali Ranti memilih izin mengajar ketika menstruasi tiba.

“Sudah dua tahun lebih saya mengalami kejadian ini. Ada kekhawatiran dalam diri saya. Tapi saya selalu urung mau konsultasi ke dokter. Maunya memang konsultasi. Agar bisa dapat jawaban yang jelas,” kata Ranti.

Migrain juga dirasakan Ranti saat stres.

Dari berbagai sumber yang dihimpun, Dr.Rashmi Halker, Profesor Neurologi dari Mayo Clinic Arizona menjelaskan sakit kepala biasanya terjadi akibat stres atau ketegangan otot. Tetapi, ada juga jenis nyeri kepala yang selalu hadir ketika seorang wanita sedang haid hari pertama.

Ia menyebut sakit kepala itu sebagai migrain menstruasi. Secara singkat, penyebabnya adalah hormon. Ketika sedang haid, akan terjadi penurunan hormon estrogen sehingga kemungkinan mengalami migrain pun lebih besar. Hormon estrogen memiliki fungsi antara lain mengaktifkan bagian otak yang mengatur persepsi nyeri.

Makin rendah estrogen, makin sedikit pula sumber daya otak untuk meredakan nyeri. Migrain menstruasi bisa dialami sekitar satu atau dua hari sebelum siklus haid, atau pada hari pertama sampai kelima.

Menurutnya, bila kita memiliki siklus haid yang teratur, sebenarnya migrain tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri sebelumnya.

“Jika siklus haid sangat teratur dan juga nyeri kepalanya bisa diprediksi selalu datang saat haid, bisa dilakukan pencegahan mini pada periode tersebut. Tapi jika siklus haidnya tak teratur, maka penanganannya seperti migrain biasa,” kata Dr Rashmi Halker.

Selain obat-obatan, kita juga dapat menekan keparahan migrain. Misalnya saja jangan menunda waktu makan, menghindari makanan siap saji dan pemanis buatan, alkohol, serta minuman berkafein. (DT/02)

Rekomendasi Berita