oleh

Mesat Seni Fokus Kembangkan Hidroponik

MESAT SENI – Kelurahan Mesat Seni bersama kader PKK akan mengembangkan sistem pertanian dengan cara hidroponik. Juga fokus mengelola kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Lurah Mesat Seni, Desty Permata Sari mengatakan untuk lahan pengelolaan tanaman hidroponik akan ditempatkan di belakang di kantor lurah. Sedangkan kebun Toga telah disiapkan di kebun milik warga Kelurahan Mesat Seni seluas 30 meter persegi.

Untuk tanaman yang akan dibudidayakan tanaman hidroponik seperti kangkung, pakcoy, bayam merah dan selada.

Sementara kebun Toga ditanami bumbu dapur, seperti kunyit, jahe, daun sup, cabai, lengkuas dan masih banyak lainnya.

Dengan adanya pengembangan hidroponic dan toga, bisa menambah kegiatan di kelurahan. Hal itu juga jadi wadah untuk mengajarkan kepada warga cara bertani yang baik yang berefek positif pada ekonomi keluarga.

Desty berencana ke depan setiap RT di Kelurahan Mesat Seni harus mempunyai kebun toga dan semua RT di Kelurahan Mesat Seni sudah siap lahan untuk kebun toga tersebut.

“Pihak kelurahan akan mengutus anggota PKK untuk adakan pelatihan di Kelurahan Marga Mulya sedangkan kalau ada dana anggaran nantinya akan sosialisasi pelatihan ke Yogyakarta,” jelasnya.

Ketua PKK Kelurahan Mesat Seni, Anna Agus membenarkan untuk sekarang kebun toga sudah bergerak sekitar 25 persen tetapi belum maksimal. Karena bibitnya masih swadaya dari masyarakat.

Anna Agus juga berharap kedepannya kalau ada anggaran. Lahan kebun toga tersebut akan dipercantik lagi seperti pagar, serta penambahan bibitnya lagi, serta jadwal piket yang akan merawat kebun toga tersebut dan semoga Kelurahan Mesat Seni juga menjadi pengelolaan kebun toga dan tanaman hidroponik.(adi)

Rekomendasi Berita