oleh

Merizal Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Kembali Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Linggau Pos Online,

Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Merizal kembali mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg). Tujuannya, untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan itu sudah jadi tekadnya.

SEPERTI diketahui, hampir semua incumbent kembali mencalonkan diri sebagai legislator. Namun, dengan tidak menyampingkan kandidat lain, nama Merizal memang sudah cukup populer di kalangan masyarakat Lubuklinggau, khususnya Kecamatan Lubuklinggau Utara I dan Utara II.

Sebab, politisi Partai Demokrat ini selain aktif sebagai politikus, dirinya juga menjabat sebagai Ketua Umum Masjid Baitul Amin. Jadi, sesuatu hal yang wajar bila namanya sudah tidak asing lagi di masyarakat.

Memang, sebelum dapat amanah sebagai anggota DPRD Kota Lubuklinggau periode 2014-2019, pria ramah ini sudah aktif sebagai pengurus Masjid Baitul Amin, saat itu ia menjabat sebagai Sekretaris Masjid Baitul Amin.

Bukan hanya aktif bidang keagamaan, Merizal juga aktif bidang kemasyarakatan, karena saat ini ia juga menjabat sebagai koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Tak sampai di situ, Merizal juga masih aktif sebagai Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Rindu Desa Suka Merindu Kecamatan Terawas.

Sehingga, pria yang akrab disapa Ical ini paham betul dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat, sehingga ketika menjabat sebagai legislator telah cukup banyak keluhan masyarakat yang teratasi.

Mulai dari pembuatan jalan setapak hingga pengaspalan, pengadaan tiang listrik, pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TP), pembuatan pagar masjid.

Pembangunan drainase di beberapa tempat, sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan talut Sungai Kelingi di Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, sehingga masyarakat setempat tidak khawatir lagi dengan bencana banjir dan longsor yang kerap terjadi sebelum pembangunan talut.

Bahkan saat ini, sudah jadi salah satu tujuan wisata.

Menurut Ical, masih banyak yang harus diperjuangkan, hal itulah yang mendasari dirinya untuk kembali mencalonkan diri.

Seperti pengaspalan jalan di daerah Malus, kemudian di Kelurahan Sumber Agung, Taba Baru dan Petanang Ilir.

Bahkan, selama menjadi legislator telah banyak Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ditetapkan pria yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Komisi III DPRD Kota Lubuklinggau.

Salah satu Perda yang sangat familier, adalah Perda Tenaga Kerja Lokal. Dalam Perda tersebut setiap perusahaan wajib untuk mempekerjakan 60 persen tenaga kerja lokal, sehingga membuka peluang kerja bagi masyarakat. (*)

Rekomendasi Berita