oleh

Meriahnya Tasyakuran Khitanan Putra Sulung Budi Black

LINGGAU POS ONLINE – MINGGU (7/7) menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi keluarga besar Budi Santoso, SE (Budi Black) dan Mega Sartika, SE. Sebab hari itu, sukses dihelat Tasyakuran Khitanan putra sulung, Muhammad Imam Akbar.

Tak hanya dihadiri semua anggota keluarga besar dari kedua belah pihak, acara ini juga dihadiri beberapa pejabat dan petinggi di Pemerintahan Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, seperti Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono, Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro, CEO Linggau Pos Solihin, Wakapolres Lubuklinggau Kompol Zulkarnain, Staf Kepresidenan Reza, Ustadz Yoesef Hariansyah, beserta pemerintah setempat, serta tamu undangan lainnya yang pastinya kehadiran mereka semakin meningkatkan kebahagiaan keluarga besar General Manager Harian Pagi Linggau Pos ini.

Tepat pukul 11.00 WIB, acara dimulai, Muhammad Imam Akbar duduk di “singgasana”-nya dengan baju adat khas Pangeran Lubuklinggau berwarna biru dengan takzim. Di samping kanan dan kiri duduk Budi Black bersama istrinya yang juga terlihat tampan dan cantik dengan baju seragamnya, dan tak lupa juga putra bungsu mereka juga mengenakan seragam yang sama.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono foto bersama Budi Santoso (Budi Black) dan keluarga usai menyampaikan sambutannya mewakili pihak keluarga, Minggu (7/7).

Acara tasyakuran khitanan Imam Akbar pun berlangsung meriah. Ratusan undangan yang hadir mengucapkan selamat. Terkhusus disampaikan oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro mewakili semua tamu yang hadir yang dalam sambutannya mendoakan agar Imam Akbar menjadi anak yang soleh.

Petuahnya dari AKBP Suhendro bahwa khitan adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan oleh umat Islam, yang merupakan perintah Allah SWT. Semoga dengan acara ini bisa mempererat tali silaturahmi sesama.

“Mari bangun keberagaman di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas menjadi lebih baik lagi,” ajak Suhendro didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dan para pejabat yang hadir.

Mewakili Keluarga Besar Budi Black, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono memohon doa restu kepada semua tamu undangan agar ananda Muhammad Imam Akbar bisa menjadi anak yang soleh dan menjadi kebanggaan orang tua serta bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Dan cita-citanya sebagai polisi bisa terwujudkan.

Tasyakuran yang berlangsung di halaman rumah Budi Black, di Jalan Kali Kesik Komplek Green Garden III Block A 23 RT 01, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur ini dipandu oleh MC Kondang Akbar dan diisi juga dengan ceramah agama oleh Ustadz Yeosef Hariansyah.

Ustadz Yeosef Hariansyah memberikan tausyiah dalam acara Tasyakuran Khitanan Muhammad Imam Akbar, Minggu (7/7).

Dalam ceramahnya Ustadz Yeosef berdoa semoga Imam ini menjadi anak yang nantinya bisa menyelamatkan orang tuanya. Anak ibarat botol yang bisa diisi apa saja oleh orang tuanya, murah tapi bermanfaat, atau mahal tapi membahayakan.

“Ayo orang tua harus mendoakan selalu anaknya, karena doa orang tua selalu dijabah oleh Allah SWT,” tutupnya.

Budi juga mengungkapkan rasa syukurnya, hajatan pertama yang dilaksanakan ini berjalan lancar dan sukses.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran tamu undangan serta doa-doa yang tercurah kepada putra sulung kami, Muhammad Imam Akbar agar menjadi anak yang sholeh, tabah, tegar, kuat, dan tawakal dalam menjalani hidup dan kehidupannya pada masa yang akan datang,”ungkap Budi. (rrf)

Rekomendasi Berita