oleh

Menu Unggulan Nasi Goreng Pisang Kepok

Lubuklinggau Timur I Juara Lomba Cipta Menu Kreasi B2SA

TIM Kecamatan Lubuklinggau Utara I berhasil menyabet juara pertama Lomba Cipta Menu Kreasi Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Kota Lubuklinggau tahun 2018. Lantas apa saja menu-menu unggulan Tim Kecamatan Lubuklinggau Timur I ?

Laporan Peny Anggraini, Watervang

SEJAK pukul 08.00 WIB semua tim peserta Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Kota Lubuklinggau tahun 2018 sudah sibuk mempercantik menu-menu masakan andalan mereka, tepatnya di lobi Hotel Burza. Semua kecamatan mengirim utusan dengan beragam menu, mulai dari menu utama, menu pendamping, dan menu penutup.

Termasuk tim dari Kecamatan Lubuklinggau Timur I, tahun 2018 mengutus dua kelurahan untuk mengikuti lomba ini. Yaitu Kelurahan Watervang dan Kelurahan Majapahit.

Menu yang dilombakan diantaranya, Nasi Goreng Pisang Kepok, Tumpeng Ubi dan Sukun, serta Sop Daun Kelor. Camat Lubuklinggau Timur I, Heny Fitrianty mengatakan persiapan yang dilakukan timnya selama satu minggu. Baik dari rapat penentuan perwakilan, hingga mencari bahan-bahannya.

“Unggulan di Kecamatan Lubuklinggau Timur I ada ubi dan sukun, makanya kami olah menjadi tumpeng ubi dan sukun. Ada juga pempek adaan dari sukun, nugget sukun, dan sop daun kelor. Kalau menu unggulannya Nasi Goreng Pisang Kepok, semua bahannya produk lokal,” kata Heny Fitrianty ini.

Semua menu yang dilombakan berdasarkan ide dan kreatif kader TP PKK Kecamatan Lubuklinggau Timur I, khususnya Kelurahan Watervang dan Majapahit. Karena ide yang inovatif dan berbeda dari kecamatan lainnya, tim juri terdiri dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Lubuklinggau, Hj Leni Marlina, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumsel, Ir Nurhayati, Partisi Kuliner Sumsel, Ir Vanid, dan Chef Hotel Burza, Angga, menobatkan Kecamatan Lubuklinggau Timur I sebagai juara satu.

Menu dari Kecamatan Lubuklinggau Timur I tidak menggunakan bahan dari beras. Tahun sebelumnya kecamatan yang dipimpin Heny Fitrianty ini berhasil juara dua.

Menu yang ditampilkan tim Kecamatan Lubuklinggau Timur I merupakan menu yang tidak terpikirkan oleh tim lainnya, seperti sup daun kelor semua orang berpikir itu menu aneh. Namun menu ini ternyata lezat, dan kaya akan manfaat salah satunya banyak mengandung kalium.

Penilaian dari dewan juri dimulai sejak pukul 10.00 WIB, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau, Dedi Yansyah mengatakan salah satu tugas instansinya yaitu mengawasi ketersediaan, mengawasi distribusi, dan mengawasi konsumsi.

“Hari ini (kemarin) kita mengawasi konsumsi, pada kegiatan ini kita mengawasi kualitas pangan dan mengupayakan bagaimana masyarakat dapat mengonsumsi pangan tidak semata-mata hanya mengonsumsi beras dan terigu, bisa diganti dengan bahan pokok lain misalnya umbi–umbian,” jelas Dedi Yansyah.

Pemenang lomba Cipta Menu B2SA juara I diraih Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Juara II Kecamatan Lubuklinggau Utara I dan Juara III Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Lomba Tumpeng, juara I Kecamatan Lubuklinggau Barat I, juara II Kecamatan Lubuklinggau Barat II, dan juara III Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.(*)

Rekomendasi Berita