oleh

Menjerit Minta Tolong

Yanti Tewas Dibunuh

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Berkali-kali Yanti (43) menjerit minta tolong. Namun diduga pelaku tetap melibas-libaskan benda tajam ke arahnya. Senin (27/8) sekira pukul 14.30 WIB warga Desa Tanjung Sanai, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong itu harus meregang nyawa, akibat pendarahan dari beberapa luka bacok yang dideritanya.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Ordiva melalui Kapolsek PUT, Iptu Djarkoni dikonfirmasi Linggau Pos membenarkan informasi tersebut. Dijelaskan Kapolsek, pada saat kejadian, ada warga bernama Kuyung (43), yang mendengar jeritan minta tolong yang diduga dari korban.

Kapolsek juga menjelaskan, saat mendengar jeritan tersebut, Kuyung langsung berusaha mencari asal suara, namun suara tersebut sempat menghilang.

Curiga, Kuyung menghampiri kebun tetangganya itu. Dengan mengajak sejumlah warga lainnya, diantaranya, Koi (60), Andik (26) dan Mat Amin (65).

Beberapa saat kemudian Kuyung bersama sejumlah warga lainnya menemukan korban sudah bersimbah darah dan penuh luka tusukan.

“Saat ditemukan korban sudah bersimbah darah dan diduga sudah meninggal dunia,” tambah Kapolsek.

Pasca menemukan korban yang bersimbah darah, Kuyung bersama sejumlah warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek PUT. Polisi yang mendapat laporan warga langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Sementara jenazah korban dibawa ke RS Dr Sobirin Kota Lubuklinggau. Dari pemeriksaan dokter, korban diketahui mengalami sejumlah luka tusuk, seperti pada rusuk kiri tembus ke punggung, pada dada kiri, paha kanan, dan luka tusuk pada dada kanan tembus ke paru-paru.

“Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit dr Sobirin Lubuklinggau. Namun, karena diduga sudah tidak bernyawa, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan TPU Tanjung Sanai,” terang Kapolsek menegaskan . Bukan karena luka tembak akibat peluru nyasar, sebagaimana rumor yang santer terdengar.

“Ada juga bekas luka tusukan pada bagian dada kanan tembus ke bagian paru-paru. Kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan ini,” tambah Kapolsek.

Saat ini, sambung Kapolsek, pelaku dugaan penganiayaan masih dalam penyelidikan dan pengejaran petugas.

“Motifnya apa, kami masih melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek. (09)

Rekomendasi Berita