oleh

Menghasilkan 35 Kilogram Per Minggu

Petani Beralih Budidaya Jamur

Sebagai tumbuhan yang banyak digemari oleh masyarakat, karena kelezatannya, membuat sebagian masyarakat desa tertarik untuk mengembangkan budidaya Jamur Tiram, seperti di Desa A Widodo.

Laporan Suwito, Tugumulyo

Selain memiliki kandungan gizi yang cukup banyak, Jamur Tiram juga dipercaya sebagai makanan yang cukup baik untuk dikonsumsi.

Dengan banyaknya manfaat ini, membuat masyarakat tertarik untuk membudidayakannya dan dijual hingga ke luar daerah.

Seperti dilakoni warga Desa A Widodo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Suparman yang sudah mulai membuka bisnis ini sejak satu tahun terakhir.

“Selama satu tahun saya membuka bisnis budi daya jamur, alhamdulillah cukup lancar. Apalagi kalau cuaca dingin. Maka perkembangbiakannya sangat cepat. Bahkan, saya bisa menjual jamur hingga 35 Kilogram per Minggu,” kata Supar sapaan akrabnya saat dibincangi di lokasi budidaya Jamur Tiram, Jumat (1/12).

Menurut Suparman, dirinya tertarik untuk menjual Jamur Tiram ini, karena peluangnya yang cukup besar. Apalagi dalam membudayakan sendiri membutuhkan ketelitian serta keuletan yang cukup.

“Kalau untuk bibit awal kita membeli, namun setelah itu kita bisa memakai bibit-bibit sendiri, tapi kalau mau lebih efektif kita beli. Alhamdulillah jamur yang kita budidayakan ini sudah sampai ke Lubuklinggau banyak konsumen yang datang kesini,” tutupnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita