oleh

Mengenai Makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman

Ketua TP PKK Lubuklinggau Kembali Lakukan Sosialisasi

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau dan TP PKK Kota Lubuklinggau kembali melaksanakan pembuatan model kawasan rumah pangan lestari di sekolah.

Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di SD Negeri 67 Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana kembali menjadi narasumber, dengan materi mengenai pendidikan secara dini pemanfaatan perkarangan untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal.

Hj Yetti Oktarina Prana menjelaskan, sasaran kegiatan tetap untuk mengedukasi anak-anak agar mengonsumsi makanan yang sehat, dengan pola yang benar. SD Negeri 67 ini menjadi sekolah ke lima, dan juga sekolah terakhir untuk program sosialisasi ini.

“Seperti tidak hanya makan nasi, tetapi karbohidrat bisa diganti dengan ubi, kentang dan jagung. Banyak penyakit yang timbul. Karena pola makan yang terlanjur salah. Kita mengedukasi sedini mungkin kepada anak, juga nantinya untuk para ibu,” jelasnya.

Menurut istri H SN Prana Putra Sohe ini, pola makan yang terlanjur salah inilah nantinya harus diubah dari sekarang. Karena telah menjadi polemik dan masalah yang harus diatasi.

Dalam materi yang disampaikannya, ada berbagai macam vitamin yang dibutuhkan tubuh manusia beserta fungsi dan akibat apabila kekurangan vitamin tersebut. Berikut berapa macam vitamin dan akibat jika kekurangan vitamin.

Vitamin A yang baik untuk mata. Apabila kekurangan, maka akan rentan terkena rabun senja dan kulit kasar. Kekurangan vitamin B1 menimbulkan penyakit biri-biri dan gangguan saraf, kekurangan vitamin B2 akan rentan gangguan pertumbuhan dan gangguan kulit. Kurang Vitamin B6 menimbulkan dramatis dan gangguan saraf.

Selanjutnya, seseorang bisa terkena anemia apabila kekurangan vitamin B12. Kurang vitamin C akan menyebabkan Sariawan, gangguan jaringan ikat dan skorbut. Sementara, gangguan tulang akan terjadi apabila kekurangan vitamin D. Kurang Vitamin E menyebabkan mudah rusaknya sel darah merah, serta apabila terluka sulit disembuhkan artinya kekurangan vitamin K.

Acara dihadiri Ketua DWP Hj Rika Rahman, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DR Virry Grinita, Lurah Rahma dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dedi Yansyah.

“Kedepan, program dilanjutkan melaksanakan MoU pihaknya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan TP PKK. Agar kawasan rumah pangan lestari, menjadi salah satu materi di mata pelajaran Mulok untuk tingkat SD,” ungkap Dedi. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita