oleh

Mengapa Kurma Lekat dengan Bulan Ramadan

LINGGAUPOS.CO.ID – Bicara buka puasa, buah kurma adalah yang paling akrab selama bulan tak hanya di Indonesia, namun juga oleh seluruh umat muslim di dunia.

Namun pertanyaannya, mengapa buah yang rasanya manis ini, begitu akrab dengan ritual tahunan umat muslim? Berikut alasannya menurut MuslimInc:

  1. Buah kurma adalah buah yang kerap di konsumsi Nabi Muhammad SAW, khususnya saat bulan Ramadhan. Hal ini kemudian menjadi tradisi oleh umat muslim.
  2. Berbuka dengan kurma menjadi tradisi, juga karena disebutkan dalam hadist. Rasullulah disebut membatalkan puasanya dengan kurma yang matang, atau kurma kering ketika tidak ada yang matang untuk dimakannya.
  3. Fakta medis menyebutkan, kandungan gula yang terdapat pada kurma, dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula dalam darah, setelah seharian berpuasa. Dengan memakan kurma,gula darah akan dengan cepat mengalir ke liver, untuk dikonversi tubuh menjadi energi.

Selain itu, buah yang satu ini bahkan masuk dalam hadist nabi, yang disebutkan kerap membatalkan puasanya dengan memakan buah kurma.

Namun tahukah Anda, jika buah kurma ini, ternyata amat kaya akan manfaat, tidak hanya benefitnya untuk mengembalikan energi, setelah seharian berpuasa saja.

Berikut ini daftar manfaat nyata konsumsi kurma yang terbukti secara medis, seperti dilansir Healthline:

  1. Kaya gizi, seperti serat, protein, potasium, magnesium, vitamin B6 dan masih banyak lainnya.
  2. Karena kaya serat, konsumsi kurma sanagt baik untuk sistem pencernaan manusia.
  3. Kaya akan antioksidan, konsumsi kurma baik untuk memerangi radikal bebas dalam tubuh.
  4. Meningkatkan fungsi otak dan menurunkan risiko Alzheimer.
  5. Membantu melancarkan proses persalinan ibu melahirkan
  6. Meningkatkan kesehatan tulang dan mencegah tulang keropos, karena mengandung fosfor dan kalsium
  7. Meski manis, namun memiliki indeks glikemik yang rendah, cocok untuk mengontrol diabetes.(*)

Rekomendasi Berita