oleh

Mengaji Gunakan Lentera Seadanya

MURATARA – Dikarenakan minim penerangan listrik, anak-anak Desa Embacang Lama Kampung IV Kecamatan Karang Jaya harus rela belajar mengaji menggunakan lentera seadanya.

Disampaikan oleh guru mengaji Koko Triantoro, sampai saat ini Desa Embacang Lama Kampung IV belum sekalipun tersentuh oleh listrik.

“Mungkin karena jaraknya yang begitu jauh dari pedesaan sekitar. Akan memakan waktu satu setengah jam perjalanan menggunakan ketek, sehingga masih susah untuk dijangkau oleh PLN,” katanya, Minggu (13/1).

Koko menambahkan anak-anak di sana harus rela belajar mengaji menggunakan lampu teplok dan penerangan senter seadanya, hal itu harus dilakukan demi dapat belajar mengaji.

“Mau belajar mengaji siang hari tidak bisa karena anak-anak selain sekolah ada juga yang mengikuti orang tuanya menyadap karet. Hanya waktu malam saja dapat waktu untuk belajar mengaji, yang belajar mengajipun juga ada orang tuanya juga,” tambahnya.

Koko meneruskan sampai saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat dibantu listrik tenaga surya, agar warga di sana dapat menikmati penerangan listrik.

“Sedang dicanangkan oleh pemerintah, mungkin dalam waktu dekat akan disediakan listrik tenaga surya oleh pemerintah daerah,” lanjutnya. (cw3)

Rekomendasi Berita