oleh

Mencari Fasilitator Kegiatan Berkesenian

SETELAH dinyatakan lulus tes administrasi, 43 calon pengurus Dewan Kesenian Kota Lubuklinggau (DKLG) periode 2019-2014 menjalani tes wawancara di Sekretariat DKLG, Kamis (31/1) pukul 13.30 WIB hingga selesai. Sebagian besar calon pengurus yang bisa diakses publik melalui link Google tersebut adalah nama-nama baru.

Para calon pengurus DKLG berhadapan langsung dengan dewan kurator.

“Insya Allah, komposisi dewan kurator cukup representatif untuk menghasilkan struktur kepengurusan yang diharapkan,” ujar Benny Arnas yang juga bertindak sebagai Ketua Dewan Kurator.

Dalam menilai para calon pengurus, Benny akan didampingi Budayawan H Azman Bainuri dan H Ferry Irawan. Sejauh ini Azman dinilai sebagai penggiat sekaligus pengamat kesenian yang banyak terlibat dalam penyeleksian bibit-bibit kreator muda Lubuklinggau. Sementara Ferry Irawan, selain dikenal sebagai sastrawan yang produktif, juga seorang performa andal. Ferry adalah Ketua Presidium Musyawarah Daerah (Musda) yang diselenggarakan 9 Januari 2019 sekaligus mengantarkan petahana Hj Yetti Oktarina Prana terpilih secara aklamasi di agenda lima tahunan DKLG itu.

“Kita mencari pengurus yang siap memfasilitasi kegiatan para seniman dan budayawan untuk berkarya, semoga kepengurusan baru dengan seleksi terbuka itu bisa mewujudkan itu,” ujar Yetti Oktarina Prana bersemangat.

Ketiga dewan kurator akan menggali aspek manajemen organisasi, disiplin kebudayaan, dan loyalitas para calon pengurus. Sementara trackrecord calon pengurus hanya memakan 10 persen porsi penilaian.

Bocoran dari salah satu kurator, kepengurusan periode ini jauh lebih ramping dari sebelumnya. Siapa-siapa saja yang akan mengawangi organisasi kesenian terbesar di Lubuklinggau itu, kita nantikan saja pada pelantikan pengurus yang akan diselenggarakan pada bulan Februari. (rls)

Rekomendasi Berita