oleh

Menag Resmikan Gedung Perpustakaan IAIN Curup

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Menteri Agama (Menag) RI, H Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Syariah di kampus IAIN Curup, Kamis (28/6). Selain menandatangani peresmian kedua gedung tersebut, H Lukman Hakim Syaifudin juga me-launching alih status STAIN Curup menjadi IAIN Curup.

H Lukman Hakim Saifuddin bersama rombongan tiba di Gedung IAIN Curup pukul 11.00 WIB. Saat tiba rombongan ini disambut secara adat oleh para petinggi IAIN Curup, diantaranya Rektor Curup Dr Rahmad Hidayat, Wabup Rejang Lebong Iqbal Bastari dan sejumlah unsur FKPD dan pejabat Pemda Rejang Lebong

Selain itu, hadir sejumlah Rektor IAIN di sejumlah provinsi tetangga dan sejumlah bupati di Provinsi Bengkulu. H Lukman Hakim Saifuddin juga memantau kondisi pembangunan perpustakaan IAIN Curup, serta me-launching Alquran dengan terjemahan Bahasa Rejang.

“Luar biasa dan saya berikan aspirasi dengan pengembangan Alquran dengan terjemahan bahasa Rejang, nanti ini akan kita koordinasikan agar Alquran dengan terjemahan bahasa Rejang ini bisa dipublikasikan dan digandakan serta diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Agama,” kata Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman Hakim Saifuddin mengaku Indonesia sudah ada 23 Alquran dengan terjemahan bahasa daerah, salah satunya bahasa Rejang.

“Nanti kita upayakan agar Alquran terjemahan bahasa Rejang bisa resmi diterbitkan,” katanya.

Lukman Hakim juga berharap, dengan alih status menjadi IAIN Curup ini, kedepan bisa terus dikembangkan dan lebih memahami dan mengamalkan ilmu-ilmu agama. Diakui, pendidikan agama terutama setingkat ponpes, saat ini sudah banyak masyarakat yang sudah bisa mendirikan.

“Kalau untuk Ponpes, masyarakat kita sudah banyak bisa mendirikan secara mandiri, setidaknya saat ini sudah ada 28 ribu Ponpes yang didirikan masyarakat secara mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Curup Dr Rahmad Hidayat memberikan aspirasi kepada Menteri Agama RI yang sudah datang ke IAN Curup untuk meresmikan gedung perpustakaan dan laboratorium syariah serta me-launching IAIN Curup.

IAIN Curup, kata Rahmad, berada di sekitar 3 provinsi diantaranya Provinsi Bengkulu, Sumsel dan Jambi. Ia berharap, dengan alih status ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.

“Alhamdulillah, tim juga sudah berhasil menyusun Alquran terjemahan bahasa Rejang,” tambahnya.

Senada disampaikan Wakil Bupati Rejang Lebong, Iqbal Bastari.

“Alih status STAIN menjadi IAIN Curup ini sudah lama ditunggu dengan proses panjang, alhamdulillah sekarang sudah tercapai, mudah-mudahan dengan alih status ini pendidikan keagamaan bisa lebih maju dan bagus lagi kedepan,” harapnya. (09)

Rekomendasi Berita