oleh

Memprihatinkan!! Sungai Kelingi Dipenuhi Sampah, Kesadaran Masyarakat Masih Minim

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU ULU – Pemandangan tidak enak, tampak dari pinggiran Sungai Kelingi di Kelurahan Lubuklinggau Ulu Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Pasalnya, disana dipenuhi tumpukan sampah, yang didominasi sampah plastik dan hampir memenuhi sebagian pinggir Sungai Kelingi.

Lurah Lubuklinggau Ulu, Serliza saat dikonfirmasi mengaku, sudah rutin mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai.

Apalagi Sungai Kelingi ini, ada wisata Kampung Warna-warni di Lubuklinggau.

“Kami sudah minta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, karena berdampak pada kebersihan lingkungan yang ada di pinggir sungai. Paling tidak menjaga keamanan lingkungannya, kalau buang sampah di sungai tentu bisa menyebabkan banjir akibat sampah yang menumpuk,” kata Serli, Selasa (7/11).

Dia menilai, saat ini sampah yang masih bertebaran di Sungai Kelingi di antaranya berbahan plastik, kayu dan sampah rumah tangga lainnya, yang dibuang oleh masyarakat di sekitar bantaran sungai.

“Seharusnya masyarakat sudah melakukan pemisahan sampah plastik diangkut ke tempat pembuangan sementara (TPS), dan untuk jenis kayu yang mudah terurai bisa dimanfaatkan untuk lainnya atau dijadikan untuk memasak. Jika masyarakat terbiasa membuang sampah pada tempatnya, tentu pola hidup bersih di Damai Bahagia ini dapat diwujudkan,” tambah dia.

Seorang perempuan paru baya Susina (45) yang juga warga setempat mengatakan, Sungai Kelingi di sekitar rumahnya itu memang banyak sampah yang menumpuk. Dia mengakui, warga setempat memang belum memiliki kesadaran, untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Bagaimana sampah tidak berserakan, yang buang banyak dan setiap hari, namun tidak ada yang bersihi. kalau yang kontrak sewaktu-waktu bisa pergi, kami di sini yang merasakan dampaknya,” keluhnya.

Warga lain bernama Dodi Indra (35) mengatakan hal yang serupa. Dia menyebutkan, akses pembuangan sampah di sekitar pemukiman mereka cukup jauh, sehingga warga sering sekali membuang sampah ke sungai.

“Kalau mau buang sampah ya harus ke pasar atau ke pinggir jalan di atas, makanya warga malas dan memilih buang ke sungai,”jelasnya.(CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita