oleh

Memaknai Ibadah Kurban

LINGGAU POS ONLINE, MESAT SENI- Kepala SMAN 5 Lubuklinggau, H Jamaludin memiliki pandangan tersendiri mengenai ibadah kurban yang dilaksanakan umat muslim setiap Idul Adha.

Menurut Jamaludin, sapaannya menilai ibadah kurban itu membuat kita menjadi orang yang peduli dengan sesamanya, dan makin menguatkan rasa kebersamaan antar umat muslim.

“Ibadah kurban itu tak hanya berkurban saja, tapi itu memang ibadah yang mesti dilaksanakan bagi umat muslim yang mampu berkurban. Banyak sekali hikmah didapatkan dengan melakukan kurban, salah satunya mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang akan menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS tapi diganti dengan Domba. Karena ketaatannya pada perintah Allah SWT. Di sini kita belajar makna pengorbanan seorang hamba pada sang penciptanya,” ungkap Jamaludin yang dikenal sebagai ulama karismatik di kota ‘Sebiduk Semare’ ini, Jumat (24/8).

Jamaludin meyakini bagi umat yang menjalankan ibadah kurban, tak hanya mendapatkan pahala. Tapi juga makin menebalkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT.

“Termasuk memiliki sifat mau berkurban untuk sesamanya, mau berbagi dan saling memerhatikan antar sesama muslim,” papar Jamaludin juga menularkan sikap berkurban di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban sapi.

Meskipun tahun ini, lanjut Jamaludin, tidak ada kurban. Tapi pihaknya tetap akan menjalankan arisan kurban tahun depan.

“Tahun ini kita dewan guru tidak kurban, tapi tahun lalu sudah berkurban 3 ekor sapi yang dagingnya kita bagi-bagikan kepada warga yang tidak mampu berdomisili di dekat SMAN 5, dan dibagikan kepada guru dan siswa siswi yang tidak mampu,” ungkap Jamaludin berharap arisan kurban di kalangan dewan guru ini, berlanjut. Hingga makna dan kebersamaan dalam berkurban, dapat terus dirasakan oleh guru dan pelajar sekolah yang beralamat di Kelurahan Mesat Seni tersebut. (08)

Rekomendasi Berita