oleh

Mbah Moen: Wafatnya Orang Alim Biasanya Hari Selasa

LINGGAU POS ONLINE – KH Maimoen Zubair atau lebih akrab disapa Mbah Moen pernah mengatakan orang alim biasanya meninggal di hari Selasa. Dia juga mengatakan para kiai yang wafat di Mekkah biasanya hari Selasa.

“Wafatnya orang alim biasanya hari Selasa,” demikian yang disampaikan Mbah Moen saat mengaji di pondoknya, Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Ramadhan 1440 H atau 2019 masehi.

Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen mengatakan, saat itu Mbah Moen membahas isi kitab Tanbuhul Mughtarin.

“Ramadhan terakhir beliau, membahas kitab Tanbuhul Mughtarin,” katanya di Jakarta, Selasa (6/8).

Seakan mengamini kata-katanya, Mbah Moen wafat di hari Selasa (6/8) di Mekkah, Arab Saudi.

Ulama kharismatik itu berada di Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji atas undangan Kerajaan Arab Saudi.

“Wafatnya bapakku (KH Zubair Dahlan) Seloso, mbahku dhino Seloso, buyutku dhino Seloso (Wafatnya bapakku hari Selasa, kakekku hari Selasa, kakek buyutku hari Selasa), maka dari itu kenapa orang-orang dahulu ngaji prei (libur) hari Selasa, karena wafatnya orang alim biasanya hari Selasa,” ucapan Mbah Moen seperti dikutip Nabil.

Sementara itu dalam cuplikan video berisi suara Mbah Moen yang diunggah akun @nibrosuzzaman, Mbah Moen mengatakan kakeknya pernah mengatakan bahwa para kiai yang wafat di Mekkah biasanya hari Selasa.

Masih menurut Mbah Moen, Allah menciptakan segala ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini pada hari Selasa pula.

Karena itulah, kata Mbah Moen, pondok pesantrennya libur mengaji pada hari Selasa.

Mbah Moen dimakamkan di pemakaman Ma’la, Mekkah, Selasa (6/8). Usai dishalatkan di Masjidil Haram ba’da ibadah sholat zuhur, jenazah Mbah Moen dibawa ke pemakaman Ma’la.

Suasana di sekitar pemakaman dipadati jamaah yang ingin mengantarkan Mbah Moen ke tempat peristirahatan terakhir.

Jamaah asal Indonesia sudah menunggu sejak sebelum waktu shalat zuhur atau sesaat setelah jenazah diberangkatkan dari Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekkah menuju masjidil haram.

Bahkan banyak jamaah yang rela sholat zuhur di pinggiran jalan dekat pemakaman agar bisa menyaksikan langsung prosesi pemakaman ulama pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa tengah itu.

Terlihat tokoh yang tampak hadir di pemakaman, salah satunya Ustad Wijayanto.

Pemakaman Ma’la berlokasi di kampung asal Nabi Muhammad SAW dan merupakan tempat dimana istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah, dimakamkan.

Kondisi pemakamannya berbeda dengan pemakaman pada umumnya di Indonesia.

Kawasan pemakaman itu rata oleh pasir berwarna cokelat dengan dua batu sebagai penanda.(gw/fin)

Rekomendasi Berita