oleh

Mayat Mengapung di Sungai Diduga Korban Pembunuhan

MURATARA – Warga Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit, Selasa (18/12) sekitar pukul 08.00 WIB menemukan mayat mengapung di Sungai Rawas.

Mayat mengapung tersebut ditemukan di Kampung 5 atau hilir desa. Jenazah itu ditemukan warga yang hendak ke kebun.

Mayat tersebut diinformasikan bernama Abasri, warga Desa Lubuk Kemang Kecamatan Ulu Rawas. Korban tidak pulang ke rumahnya sejak Sabtu (15/12).

Kronologis penemuan mayat tersebut, seperti dijelaskan salah seorang warga, Aspin (21), saat itu ia hendak mandi ke Sungai Rawas yang mengalir di desanya. Tiba-tiba dirinya mendengar suara orang meminta tolong ada mayat.

“Waktu dengar orang minta tolong ada mayat. Saya sempat tidak percaya. Setelah melihat dan benar ada mayat hanyut,” paparnya saat ditemui di Karang Anyar.

Ia kemudian memberitahukan warga lainnya. Kemudian bersama-sama mendekati jenazah tersebut.

“Aku mengajak kawan-kawan yang lain membawa motor ketek mengambil mayat yang hanyut. Kami ikat mayatnya ke perahu dan kami bawa ke tepi sungai” tambahnya.

Kapolsek Rupit, AKP Yulkifli menyatakan pada saat itu, ada warga yang lagi jalan di atas jembatan gantung, melihat mayat dan berteriak minta tolong. Kemudian dibantulah oleh warga yang lain.

Petugas Polsek Rupit yang mendapatkan laporan, langsung meluncur ke lokasi.

“Kami turun ke lokasi, kemudian mengevakuasi korban selanjutnya membawa jenazah ke RSUD Rupit untuk divisum,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, korban ditemukan dalam posisi telentang, mengenakan kaos singlet warna putih membawa tas warna hitam menggunakan sepatu untuk ke kebun berkaos kaki hitam. Juga mengenakan bercelana pendek warna merah, juga ada jeriken yang talinya terselempang di tubuhnya.

Jenazah itu, diduga korban pembunuhan. Pasalnya ada temuan luka-luka di tubuhnya.

“Terdapat luka di tubuh korban. Luka tusukan di bawah dagu, sayatan di bawah leher dan sayatan pada lengan dan pergelangan tangan,“ jelas Kapolsek.

Kepala Desa (Kades) Karang Anyar, Amir Hamza saat dikonfirmasi membenarkan ada temuan mayat di desanya. Saat itu dirinya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada melapor kepadanya bahwa di Sungai Rawas ada mayat.

“Mendengar itu saya langsung ke TKP, juga melapor ke Polsek. Kemudian kami mengevakuasi korban, untuk dibawah ke RS Muara Rupit,” kata Amir.

Menurutnya, mayat tersebut bukan warganya karena ia sudah mengecek dan tidak mengenali mayat tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang ia dapat mayat itu warga Desa Lubuk Kemang Kecamatan Rawas Ulu.

“Jenazanya sempat dibawa ke RSUD Rupit, kemudian dibawa ke RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau,” jelas Kades.

Terpisah Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Ujang AR, ketika dikonfirmasi Linggau Pos menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi korban adalah warga Lubuk Kemang.

“Informasinya warga Lubuk Kemang, namanya Abasri, hilang sejak Sabtu,” kata Kapolsek.

Namun ia belum bisa memastikan, apakah Abasri tewas dibunuh.

“Memang warga Rawas Ulu, namun TKP penemuan di Rupit,” kata Kapolsek, sambil menjelaskan pihaknya belum mendapatkan laporan dari keluarga korban.

Informasi lain diterima Linggau Pos, keluarga korban mengetahui penemuan jenazah, kemudian mengambil jenazah korban di kamar mayat RSUD Siti Aisyah. Kemudian Selasa malam, almarhum langsung dimakamkan.(cw3/dlt)

Rekomendasi Berita