oleh

Mayat di Tepian Kawah Gunung Kaba

LINGGAU POS ONLINE, CURUP –  Seorang pendaki Gunung Kaba, menemukan adanya jasad tergeletak di Taman Wisata Gunung Kaba, Minggu (17/12) pukul 13.00 WIB. Tepatnya di tepian jurang kawah mati, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.

Dari foto yang beredar, kondisi sesosok tubuh yang diduga tidak terlihat kepalanya. Diperkirakan kondisinya tertelungkup. Foto yang berseliweran di media sosial tadi malam, diduga diambil oleh seorang pendaki yang mendekati kawah mati. Pendaki  terkejut, saat melihat ke kawah mati, ada sesosok manusia.

Kepala Pusat Fulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Kaba, Sigit Widianto membenarkan informasi tersebut.

“Kalau dilihat sekilas, mayat ini mengenakan jaket warna hitam dan celana jeans warga biru tanpa mengenakan alas kaki. Awalnya tadi saya terima informasi dari salah satu pengunjung katanya melihat sesosok jasad di pinggiran jurang kawasan kawah mati. Informasi itu saya terima sekitar pukul 15.00 WIB,” jelas Sigit, tadi malam.

Dijelaskan Sigit, saat menerima informasi belum percaya, namun saat dirinya melihat hasil foto dari pendaki yang diberikan kepadanya , barulah ia percaya.

“Ya masih ragu-ragu karena belum melihat langsung. Posisi mayat tidak masuk kawah, melainkan di tepian jurang sedalam 100 meter dan nyangkut di bebatuan,” paparnya.

Untuk memastikan informasi itu, sebagian petugas ada yang langsung mendaki dan mencari informasi langsung dari para pendaki yang masih berada di puncak Gunung Kaba.

“Tadi kita juga koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BKSDA. Ada petugas juga yang sudah naik memastikannya,” tuturnya.

Namun anehnya, lanjut Sigit, jika memang itu jasad manusia sampai malam ini (pukul 20.45 WIB, red) belum ada rekan-rekan korban atau keluarga yang mencari.

“Kalau ada yang jatuh kok tidak ada kawan atau keluarganya yang melapor, biasanya pendaki jarang naik puncak, minimal dua atau rombongan, sampai saat ini belum ada yang melapor,” jelasnya.

Rencananya, selain mencari informasi kebenaran adanya jasad tersebut, petugas juga akan mencari alat sejenis drone untuk memastikan melihat jasad lebih dekat apakah sosok tersebut benar-benar mayat.

“Tadi ada juga yang mencari Drone biar bisa lihat lebih dekat untuk memastikannya. Karena kondisi penerangan di lokasi dugaan penemuan mayat ini minim,” katanya.

“Mungkin memastikannya besok, karena kalau malam ini penerangan tidak memungkinkan dan kondisi hujan. Kita juga masih berkoordinasi dengan KSDA dan BPBD untuk langkah selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, informasi diperoleh Linggau Pos, dugaan mayat berada di kawah mati tersebut berjenis kelamin perempuan. Namun hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

BPBD Rejang Lebong, Basuki menambahkan, pihaknya telah koordinasi dengan Basarnas Bengkulu untuk membantu evakuasi dugaan jasad di tepian kawah mati itu.

“Menurut info yang saya terima Basarnas segera menuju ke Rejang Lebong,” jelas Basuki. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita