oleh

Mayat Alpian Dijemput Keluarga

LINGGAU POS ONLINE, AIR TEMAM – Pasca ditemukannya mayat, Alpian (37) warga Jalan Pramuka, Kav 72003/04, Kelurahan Raja Basa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, di Sungai Kelingi, RT 02, Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Jumat (24/11).

Setelah ditemukan, mayat dibawa sekaligus disimpan di kamar jenazah di RSUD Siti Aisyah guna menunggu keluarga yang menjemput mayat untuk dikebumikan.

Hasil informasi di lapangan, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (25/11). Keluarga Alpian datang ke rumah sakit untuk menjemput jenazah dan membawa jenazah pulang ke Kelurahan Raja Basa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Arfan (40) kakak kandung Alpian beserta sanak keluarga yang langsung datang ke RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau menjemputnya. Namun sebelum dibawa keluarga korban melakukan pengecekan ataupun memeriksa kondisi jenazah.

Dari jenazah Alfian diketahui bahwa korban memiliki gigi palsu satu di bagian atas depan serta mempunyai jambang dan jenggot.

Setelah memastikan jenazah Alfian adalah adik Arfan tepat sekitar pukul 15.00 WIB anggota keluarga langsung membawa jenazah Alfian pulang ke rumah duka Kelurahan Raja Basa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Afrinaldi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jenazah Alfian yang ditemukan warga mengapung di Sungai Kelingi, RT 02, Kelurahan Simpang Priuk telah dibawa pulang oleh keluarganya.

“Jenazah Alfian sudah dibawa pulang oleh anggota keluarga sore tadi,” kata Afrinaldi, Sabtu (25/11).

Kapolsek menjelaskan, namun sebelumnya sudah dilakukan visum dan pemeriksaan bahwa Alfian diduga salah satu korban tindak kekerasan dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTD).

“Terbukti dari tubuh korban di dekat matanya ada bekas luka akibat terkena benda tumpul dan didapatkan luka memar di dada dan luka robek di dahi dan kedua matanya,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita