oleh

Masyarakat Mampu Jangan Minta Bantuan

LINGGAU POS ONLINE – Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Drs A Rasip meminta agar pendamping Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk selektif dalam mengeluarkan penerima Bantuan Sosial (Bansos). Sebab, syarat untuk dapat program selain masih memiliki tanggungan, baik tengah hamil maupun anak masih sekolah, SD, SMP sampai SMA. Harus memiliki penghasilan dibawah rata-rata atau masuk dalam kategori miskin. Sehingga program yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat kurang mampu tepat sasaran.

“Sebab, bukan tidak mungkin KPM PKH yang sebelumnya memenuhi syarat, pada semester atau tahun berikutnya sudah tidak memenuhi syarat lagi, karena sudah hidup berkecukupan,” katanya, Rabu (14/7).

Ia menjelaskan, pada setiap pertemuan, hendaknya pendamping PKH memberikan sosialisasi ke masyarakat terkait bantuan yang diterima. Termasuk, memberikan pemahaman tentang maksud dan tujuan program yang sudah mereka nikmati. Sehingga, ketika dirasa mereka sudah tidak pantas lagi untuk menerima program, dan dikeluarkan oleh pendamping, tidak menimbulkan gejolak.

“Sampai hari ini kami masih berpikiran positif, walaupun pada prakteknya masih ada beberapa orang mampu menerima bantuan tersebut. Harapannya, kedepan PKM yang seperti itu mengundurkan diri,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menerima program bantuan sosial, ketika dirasa sudah dirasa cukup mampu, sebaiknya mengundurkan diri. Sebab, hal itu akan terlihat timpang ketika mereka dapat bantuan, sementara masih ada masyarakat yang perekonomiannya dibawah yang bersangkutan, tapi tidak dapat bantuan.

Seperti diketahui, setidaknya ada 499 orang KPM PKH yang sudah tidak memenuhi syarat, jumlah ini tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Mura. Maka pada tahap IV ini jumlah KPM PKH berjumlah 16.840 orang. (aku)

Rekomendasi Berita