oleh

Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Mengantisipasi Konflik Sosial di Masyarakat

Kepolisian Polres Rejang Lebong terus mengantisipasi tidak terjadi konflik sosial di Kabupaten Rejang Lebong. Bagaimana caranya?

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Ordiva saat melakukan pisah sambut dengan Kapolres lama, AKBP Napitupulu Yogi, Senin (26/3) di halaman Mapolres Rejang Lebong menyatakan antisipasi konflik sosial berupa soal tapal batas di Kabupaten Rejang Lebong, seperti soal tapal batas antara Rejang Lebong dan Kepahiang.

“Jangan sampai terjadi konflik sosial, ini merupakan tolak ukur kita, banyak kejadian lain, namun jangan sampai ada satu saja terjadi konflik sosial,” harapnya.

Mengantisipasi konflik sosial, salah satu harapan dia jangan sampai masyarakat terprovokasi hal-hal dapat menyebabkan konflik. “Upaya kita dengan terus melakukan koordinasi antara kedua belah pihak kabupaten. Termasuk dengan Kemendagri dan pihak terkait lain. Kita berharap aman dan tidak terjadi konflik sosial,” akunya.

Senada disampaikan mantan Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu. Menurut dia, soal tapal batas bisa menjadi konflik sosial jika tidak segera dilakukan pencegahan.

“Potensinya ada, namun harapan kita tidak terjadi dengan melakukan pencegahan-pencegahan bersama pihak terkait dan masyarakat,” ungkapnya. (*)

Rekomendasi Berita