oleh

Masyarakat Banyak Belum Miliki KTP-El

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Masyarakat Kabupaten Lahat yang terdata baru sekitar 82 % yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).

Namun, walaupun demikian pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lahat saat ini masih terus melayani pembuatan KTP-El walaupun belum ada gebrakan untuk melakukan jemput bola pembuatan KTP-El di desa-desa.

Kadisdukcapil Kabupaten Lahat, Yohn Tito melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (KPIAK), Novita Anggraini membenarkan bahwa memang saat ini pihaknya belum melakukan pelayanan perekaman 100 % baru 82 % jadi masih sekitar 18 % lagi.

“Maka dari itu, pada 2018 ini akan melakukan pelayanan semaksimal mungkin melayani masyarakat untuk pembuatan KTP-El guna mencapai 100%,” kata Novita Anggraini, Jumat (26/1).

Novita sapaannya menjelaskan, dari 24 kecamatan diantaranya, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu yang sudah merekam 9.262 jiwa dan belum 1.653 jiwa, Jarai sudah 13.782 belum 2.835, Kota Agung 8.611 belum 1.505, Pulau Pinang 9.663 belum 1.519 jiwa.

Merapi Barat sudah 14.901 jiwa dan belum 3.442 jiwa, Lahat 73.223 jiwa belum 13.504 jiwa, Pajar Bulan 8.221 jiwa belum 1.642 jiwa, Mulak Ulu 11.760 jiwa belum 1.894 jiwa.

Kemudian, Kikim Selatan 9.973 jiwa belum 3.266 jiwa, Kikim Timur 19.184 belum 4.265, Kikim Tengah 5.783 belum 1.228, Kikim Barat 10.105 belum 2.620, Pseksu 5.253 belum 1.427, Gumay Talang 7.375 belum 1.745, Pagar Gunung 8.584 jiwa belum 1.400 jiwa.

Selanjutnya, Merapi Timur 14,179 jiwa belum 4,658 jiwa, Tanjung Sakti Pumi 10.584 belum 2.402, Gumay Ulu 3.414 belum 848, Merapi Selatan 5.135 belum 1.334, Tanjung Tebat 5.691 belum 1.238, Muara Payang 5.471 belum 1.401, Sukamerindu 5.130 belum 1,084.

“Serta ada dua kecamatan yang baru pemekaran pada Desember 2017 yakni Kecamatan Mulak Sebingkai dan Lahat Selatan, namun belum banyak melakukan perekaman KTP-EL,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, memang sebenarnya akan lebih baik dilakukan penjemputan bola untuk pelayanan pembuatan KTP-El di setiap kecamatan apalagi sebagian besar alat perekaman KTP-El di setiap kecamatan rusak.

Maka dari itu, masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-El apabila akan melakukan perekaman harus ke kantor Disdukcapil sedangkan letak kecamatan cukup jauh serta saat perekaman di kantor juga hanya ada satu alat.

“Selain itu, pihak Disdukcapil apabila melakukan penjemputan bola pembuatan KTP-El tidak mempunyai anggaran itu,” ucapnya.

Novita menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lahat terbagi dalam 24 kecamatan yang belum melakukan perekaman KTP-El silakan untuk melakukan perekaman.

“Apalagi, pada Juni mendatang akan dilakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Maka dari silakan untuk melakukan perekaman KTP-El,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita