oleh

Masker Scuba Kurang Efektif

LINGGAUPOS.CO.ID- Lantaran tipis dan hanya selapis, pemakaian masker scuba dinilai tak efektif untuk mencegah Covid19 oleh sebab itu, masyarakat dianjurkan untuk memakai masker sesuai standar kesehatan seperti masker bedah ataupun masker N98.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi kepada linggaupos.co.id mengatakan, “Memang dari dulu kami menganjurkan masker standar kesehatan bukan yang biasa maksudnya kalau menggunakan masker kain harus dilengkapi dengan kain kasa atau tisu, ataupun dari tiga sampai lima lapis, ” katanya.

Pihaknya dalam waktu dekat ini juga, akan menyampaikan secara bertahap kepada masyarakat tentang menggunakan masker. “Sebenarnya kami menginginkan penggunaan masker sesuai standar dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Tapi, dengan masyarakat yang sudah mulai sadar menggunakan masker saka, kami sudah sangat senang dan Alhamdulillah,”ungkapnya.

dr Kartika salah seorang tenaga medis menyampaikan, untuk penggunaan masker scuba tidak dianjurkan apalagi yang cuma satu lapis saja, karena bakal tembus karena penggunaan masker kain minimal tiga sampai lima lapis.

“Walaupun masker sudah digunakan, tetap jaga jarak 1-2 meter, hindari atau menghindar dari orang yang tidak pakai masker, meskipun kerabat dekat hindari makan bersama serta cuci tangan, maupun etika batuk dan bersin yang baik, “sampainya.

Selain itu, salah seorang pedagang masker, Endang (36) mengatakan, masker yang ia jual merupakan produksi asli Kota Lubuklinggau. Menurut ia, jika nantinya benar adanya tentang larangan menggunakan masker scuba.

“Pasti akan berdampak pada kami selaku pedagang masker. Tapi ia sudah siap siaga apabila nanti benar-benar dilarang. Dan mengikuti aturan serta himbauan yang berlaku dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Mustofa (30) warga Lubuklinggau yang ditemui wartawan mengatakan, ia sudah mengetahui larangan masker jenis scuba dari TV. Padahal masker jenis scuba ini sering sekali dipakainya sebagai APD dari virus Covid-19. Selain simple, stylist juga dapat melindungi diri dari penularan virus.

“Masker jenis scuba itu simple, selain menunjang penampilan juga dapat melindungi dari virus. Tapi setelah tahu kalau efektitasny cuma 0-5%, ada baiknya tidak lagi memakai masker jenis itu,” katanya.

Ditempat lain, Endang salah seorang penjahit menyampaikan, awalnya ia membuat masker dengan berbahan dasar satu lapis. Namun kini beralih menjadi tiga lapis yakni ditambah dasar kain lem.

Menurut ia, pembuatan masker satu lapis lebih mudah. Hanya saja untuk APD diri kurang efektif. Ditambah lagi dengan larangan masker jenis scuba ini, maka beralih ke tiga lapis dengan penambahan dasar dan kain lem.

“Sedikit rumit karena harus disetrika dahulu tapi demi perlindungan diri, mau tidak mau biar lebih aman,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita