oleh

Masih Banyak Warga BAB di Sungai

LINGGAU POS ONLINE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang melakukan Sosialisasi Sanitasi Pengisian Ceklis kepada 100 Kader Kesehatan Puskesmas, Selasa (2/7). Kegiatan yang diikuti utusan dari 10 kecamatan se-Kabupaten Empat Lawang itu terpusat di Hotel Zulian Tebing Tinggi.

Plt Kepala Dinkes Empat Lawang, Wiwik Supriatini melalui Kabid Konseling Kesehatan Lingkungan dan Olahraga, Ivon mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah tidak lain supaya peserta dapat mengisi dan menyusun Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA).

Ia menjelaskan, tingkat sanitasi di Empat Lawang ini sangat tinggi, sehingga dengan adanya program sanitasi ini dapat memacu kemandirian masyarakat dalam sarana air bersih maupun jamban keluarga.

“Jadi masyarakat yang buang air besar di sungai masih banyak. Oleh karena itulah yang harus disosialisasikan kepada masyarakat untuk belajar hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Secara umum, tujuan program ini adalah untuk menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan melalui perbaikan kualitas sarana lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Untuk itu dari pelaksanaan sosialisasi ini, kami ingin melakukan tahap awal terlebih dahulu yaitu melakukan pengisian ceklis penyusunan EHRA yang menyasar ke 50 titik desa se-Kabupaten Empat Lawang. Sehingga jika para kader sudah turun lapangan dan mensurvei lokasi, maka akan mendapatkan hasil yang harus dievaluasi,” ungkapnya.

Sementara Kasi Konseling Kesehatan Lingkungan dan Olahraga, Niswah mengatakan program sanitasi memiliki 5 komponen pilar. Antara lain, tidak buang air besar di sembarang tempat, mencuci tangan dengan sabun dan dengan air yang mengalir, mengelola air minum rumah tangga, mengolah sampah rumah tangga, dan mengolah limbah cair rumah tangga.

“Sehingga diharapkan kedepannya program sanitasi ini dapat memacu kemandirian masyarakat dalam pemenuhan sarana air bersih maupun jamban keluarga, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” jelasnya. (key)

Rekomendasi Berita