oleh

Masih Ada ASN Pemkot Lubuklinggau Malas

“…Kita berupaya mengubah budaya kerja, mengubah image kalau dulu ASN harus dihormati. Kita ingatkan ASN kita, sebagai pegawai mereka dituntut menjadi pelayan masyarakat yang baik, bukan semata-mata untuk dihormati…”
* Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar

Wawako Ingatkan Soal Kedisiplinan Pegawai

LINGGAU POS ONLINE– Pembinaan kepegawaian, terutama soal kedisiplinan Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau ditegaskan Wakil Wali Kota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar tetap jadi prioritas utama mereka saat ini.

Bahkan ungkap Sulaiman Kohar, mengenai kedisiplinan pegawai saat ini harus terus diingatkan agar tingkat kedisiplinan pegawai di Kota Lubuklinggau terus meningkat.

Ia mengakui, masih ada beberapa pegawai di lingkungan Pemkot yang harus diingatkan soal kedisiplinan.

“Namanya manusia ada khilafnya, dan butuh untuk diingatkan. Makanya pembinaan pegawai terkait kedisiplinan terus kita lakukan. Salah satunya, di setiap apel pagi selalu kita ingatkan,” ungkap Sulaiman Kohar.

Selain terus meningkatkan kedisiplinan pegawai, mengubah image kalau ASN harus dihormati juga menjadi ‘Pekerjaan Rumah (PR)’ untuk mereka saat ini.

“Kita berupaya mengubah budaya kerja, mengubah image kalau dulu ASN harus dihormati. Kita ingatkan ASN kita, sebagai pegawai mereka dituntut menjadi pelayan masyarakat yang baik, bukan semata-mata untuk dihormati,” tegas Sulaiman Kohar.

Untuk sanksi dilanjutkan suami Hj Sri Haryati Sulaiman ini tentu tetap diberlakukan, terutama bagi ASN yang tidak disiplin.

“Jadi efek jera atau tidak, tergantung personal ASN tersebut. Yang pasti, sanksi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang ASN tetap diberlakukan,” tegasnya kembali.

Meningkatkan kedisiplinan pegawai, terutama mengikuti apel pemerintah sudah memberlakukan pemasangan nama-nama instansi saat apel. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani saat dibincangi soal kedisiplinan pegawai. Ia sepakat, soal peningkatan kedisiplinan ASN, menjadi prioritas mereka saat ini.

“Makanya setiap apel, dipasang papan nama instansi. Tujuannya, akan terlihat jelas instansi mana yang pegawainya paling malas ikut apel,” tegas Rahman Sani.

Ia berharap, hal ini menjadi motivasi ASN di lingkungan Pemkot untuk lebih disiplin mengikuti apel.

“Dan kita harapkan, berdampak terhadap peningkatan kedisiplinan dan kinerja mereka dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” harapnya.

Laporan Riena Fitriani Maris

Rekomendasi Berita