oleh

Masih 1,5 Tahun Lagi

LINGGAUPOS.CO.ID– Kota Lubuklinggau sedang melakukan pembenahan drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Proyek yang dimulai tahun 2019 itu baru akan selesai 2021 mendatang.

Kabid CK DPUPR Kota Lubuklinggau, Ikhwan menyebut, untuk menyelesaikan pembangunan drainase ini masih butuh waktu 1,5 tahun lagi.

Untuk mencegah kecelakaan dan kejadian yang tak diinginkan lainnya, Ikhwan menyebut ia selalu mengingatkan pekerja proyek pembangunan drainase, untuk memprioritaskan keselamatan kerja.

Bahkan dua minggu lalu, pihaknya kembali melakukan rapat untuk kembali mengingatkan soal ini. Ikhwan menjelaskan, sejak pengerjaan dimulai terkait safety atau keamanan sudah dilakukan pihak rekanan. Mulai dari memasang rambu-rambu kalau disana ada pengerjaan proyek, memasang police line , serta mengatur jam kerja atau lokasi kerja.

“Seperti untuk tahap menggali, kita minta dilaksanakan dimalam hari. sedangkan tahap lainya siang dan malam. Pengerjaan kita targetkan satu bulan sepanjang 100 meter harus selesai, tidak terlalu panjang agar tidak menimbulkan kemacetan. Begitu juga pengerjaan tidak dikerjakan didua sisi kiri dan kanan, jika sebelah kanan maka sebelah kiri belum dikerjakan. Hal ini juga guna menghindari kemacetan,” jelas Ikhwan.

Hal ini dilanjutkan Ikhwan sebagai upaya mereka, untuk meminimalisir kecelakaan. Namun apapun itu, namanya musibah tetap tidak bisa dihindari. Pihaknya mencatat, hingga kemarin ada tiga kecelakaan diproyek pengerjaan drainase. Pertama mobil rush yang disebabkan pengemudi mengantuk serta kondisi hujan. Bahkan pilice line yang sudah dipasang ditabrak pengemudi. Kedua truck gudang toko kue, yang melewati jembatan besi yang mereka sediakan sendiri tetapi saat melintas, ban mobil tersebut terperosok.

Terakhir juga mobil muatan barang di Jalan Kelabat, yang juga terperosok di jembatan sementara yang mereka pasang.

“Kalau mobil muatan tersebut dalam kondisi kosong masih bisa menahan beban mobil .Tetapi kalau kondisinya penuh, membuat ban belakang mobil terperosok. Itu saja tidak banyak hanya tiga kejadian,” ungkap Ikhwan.

Karena proyek pembangunan drainase ini menggunakan sistem multyeras, pengerjaan dilaksanakan selama tiga tahun (2019-2021), maka masih ada aktu lebih kurang 1,5 tahun lagi. Untuk itu Ikhwan menegaskan pihaknya tetap mengimbau pekerja untuk mengedepankan keselamatan kerja.

Lalu bagaimana dengan respon pengendara?

Adi Wahyudi (34) mengapresiasi Pemkot Lubuklinggau yang berupaya membenahi beberapa titik drainase. Ia berharap, pembangunan drainase sepanjang Jalan Yos Sudarso ini lekas selesai.

“Pada dasarnya, kami selaku warga Kota Lubuklinggau bangga dengan pembangunan drainase. Karena ke depan aliran air aman, bisa terhindar dari banjir,” jelas guru salah satu SD negeri ini.

Hanya saja, kata Adi, ia menyayangkan warga yang kadang kurang peka dengan pengendara lain ketika melintasi sepanjang proyek penggalian drainase.

“Jalan itu kan jadi sempit ya. Tapi saya sering masih lihat orang parkir di pinggir jalan. Akibatnya jalan makin habis dipakai untuk parkir. Terutama di depan pusat-pusat kuliner dan pusat perbelanjaan,” jelas dia.

Sementara Weni (31) mengeluhkan pengendara yang masiah sering melawan arus di sekitar proyek drainase. “Jalan itu kan sudah sempit. Masih banyak juga ibu-ibu yang berkendara melawan arus. Padahal posisi kita sudah di paling kiri. Kadang saya takut. Kalau ke tengah mobil ngebut semua. Kita di posisi paling kiri, orang ngelawan arus. Kalau terlalu ke kiri khawatir masuk lubang drainase,” jelasnya. Weni berharap, tahapan pengerjaan drainase lekas tuntas.

Empat Kendaraan Jadi Korban

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Imanuhadi mengatakan sejumlah pengendara ada yang terperosok di lubang drainase pinggir jalan yang sedang dibangun.

AKP Imanuhadi membenarkan, sejumlah kendaraan roda empat terperosok dalam lubang galian proyek drainase di sekitar Jalan Yos Sudarso Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 dan Kecamatan Lubuklinggau Timur 2.

Dari data yang didapat, sudah empat mobil terperosok ke dalam galian proyek drainase tersebut.

Antara lain Sabtu 1 Februari 2020 pukul 03.00 WIB, Mobil Toyota Rush Nopol BG 1201 DR terperosok ke dalam siring galian drainase di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur, tepatnya di depan Burza Hotel.
Kedua, fuso bermuatan barang terperosok di drainase Kelurahan Watervang dan Taba Pingin.
Fuso masuk ke lubang drainase karena memaksa menyeberangi jembatan kayu sementara.

Terakhir, jenis Mobil Inova Reborn dterperosok di Kelurahan Taba Jemekeh karena saat melintasi jembatan papan, tiba-tiba jembatan bergeser.

Oleh karena itu ia menghimbau kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati, karena proyek drainase berada dipinggir jalan lintas. Disamping itu, apabila malam dalam kondisi mengantuk disarankan istirahat terlebih dahulu. Selain itu, apabila dalam kondisi hujan mengakibatkan jarak pandang terbatas jangan memaksa tetap berkendara. Sebaiknya untuk menepi menunggu hujan reda.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”Masih 1,5 Tahun Lagi”

 

Rekomendasi Berita