oleh

Masa Kampanye Berpotensi Terjadinya Pelanggaran

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Masa kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang saat ini berlangsung ada beberapa potensi pelanggaran yang terjadi. Saat ini Bawaslu Rejang Lebong terus melakukan koordinasi dengan tingkat bawah untuk melakukan pemahaman dalam melakukan pengawasan selama kampanye.

Menurut Yuli Maria, Divisi Hukum Bawaslu Rejang Lebong dikonfirmasi Kamis (4/10) menjelaskan, potensi pelanggaran masa kampanye bisa saja terjadi seperti di Media Sosial (Medsos), pertemuan ataupun rapat, keterlibatan ASN, penggunaan fasilitas negara, Alat Peraga Kampanye (APK) dan lain-lainnya.

Misal, dalam pertemuan ada yang menggunakan fasilitas negara seperti kendaraan dinas, keterlibatan ASN dan lainnya. Kemudian, dalam menyampaikan kampanye yang disampaikan dikhawatirkan menjelekkan calon lain dan berbau SARA.

“Kemudian untuk APK harus memuat program visi-misi partai, dan beriklan di media boleh namun 21 hari sebelum masa tenang,” katanya.

Dengan potensi terjadinya pelanggaran ini, pihaknya bersama pihak terkait termasuk Panwascam terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran saat masa kampanye.

Ditambahkan Novri, Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Rejang Lebong, Panwascam yang berada ditingkat bawah harus memahami mana yang masuk ke dalam pelanggaran kampanye dan mana yang tidak.

“Kita berikan arahan juga pada Panwscam untuk mengetahui mana-mana sih yang masuk dalam pelanggaran masa kampanye dan mana yang tidak, karena potensi pelanggaran di masa kampanye kemungkinan akan muncul dalam berbagai kegiatan,” katanya. (sam)

Rekomendasi Berita