oleh

Manusia Diciptakan untuk Beribadah

Ust Suhada
“Kita hidup dunia, bukan hanya untuk makan, banting tulang cari nafkah. Tujuan kita hidup di dunia adalah untuk ibadah…”

Peringatan Isra Miraj di SMK Yadika

LINGGAU POS ONLINE, LUBUK KUPANG – Kita hidup dunia, bukan hanya untuk makan, banting tulang cari nafkah. Tujuan kita hidup di dunia adalah untuk ibadah dan menauhidkan Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran Surat Adz-Dzariyat Ayat 56 ‘Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.’ Hal ini disampaikan Ust Suhada ketika mengisi tausiyah Peringatan Isra Miraj di SMK Yadika Lubuklinggau, Selasa (17/4).

Di hadapan 190 siswa kelas X dan XI, ustadz yang juga Anggota DPRD Kota Lubuklinggau itu mengingatkan, agar selama proses hidup ini kita mengutamakan Allah SWT.

Lantas bagaimana ketika kita tidak beribadah?

Ust Suhada kembali menjelaskan, dalam Alquran Surah Al-Qiyamah Ayat 36, yang artinya ‘Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?’

“Bagaimanapun Allah SWT dalam firman-Nya mengabarkan bahwa Dia tidaklah menciptakan jin dan manusia karena butuh pada mereka, bukan untuk mendapatkan keuntungan dari makhluk tersebut. Akan tetapi, Allah menciptakan jin dan manusia justru dalam rangka berderma dan berbuat baik pada mereka, yaitu supaya mereka beribadah kepada Allah, lalu mereka pun nantinya akan mendapatkan keuntungan. Semua keuntungan pun akan kembali kepada mereka,” imbuhnya lagi.

Oleh karena itu, kata Ust Suhada dalam ibadah itu terkandung mengenal, mencintai, dan tunduk kepada Allah SWT. Bahkan dalam ibadah terkandung segala yang Allah cintai dan ridhoi. Titik sentral dan yang paling urgen dalam segala yang ada adalah di hati yaitu berupa keimanan, mengenal dan mencintai Allah, takut dan bertaubat pada-Nya, bertawakkal pada-Nya, serta ridho terhadap hukum-Nya. Di antara bentuk ibadah adalah salat, zikir, doa, dan membaca Alquran.

Kepala SMK Yadika Lubuklinggau, CH Ibramsyah melalui Guru, Yeni Fajriyanti menjelaskan, kegiatan ini diadakan untuk kembali memupuk kecintaan, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Ini sengaja jadi program kerja OSIS dan Rohis. Kamim apresiasi ide mereka ini. Dengan adanya kegiatan Peringatan Isra Miraj, menjadi pengingat bagi kita bersama, bahwa hidup ini semua ada pertanggung jawabannya kepada Allah SWT, kelak di akhirat. Maka beribadah adalah salah satu tugas wajib, yang musti kita laksanakan,” jelasnya.(02)

Rekomendasi Berita