oleh

Mantan Sekretaris DPUTR Muratara Masuk Bui

LINGGAU POS ONLINE, ULAK LEBAR – Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Ardiansyah masuk bui. Terpidana kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) itu resmi masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II.A Kota Lubuklinggau, Senin (27/8).

Pegawai Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Irfan. B membenarkan hal itu, kemarin.

Ia mengiyakan, bahwa terpidana kasus OTT Polda Sumsel atas nama Ardiansyah baru saja dititipkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

“Benar, terpidana diantar dengan pengawalan dua orang pegawai Kejari, sekitar pukul 14.30 WIB,” jelasnya.

Lanjutnya, saat ditanya di kamar blok berapa Ardiansyah ditempatkan, Irfan mengakui belum hafal nama kamar karena baru tugas.

”Saya baru dua hari tugas di sini, untuk blok kamar yang dihuni terpidana Ardiansyah, saya belum begitu hapal,” terangnya.

Informasi yang dihimpun, pihak Kejari Lubuklinggau, melalui Tim Pidana Khusus (Pidsus) siang tadi telah menjemput terpidana di kediamannya, tak lama kemudian terpidana langsung dibawa ke Lapas untuk menjalani hukuman.

“Sebelumnya tersangka di dalam proses persidangan akan mengajukan banding, namun hingga saat ini banding tersebut sepertinya tidak jadi diajukan, jadi persidangan ini telah inkrah dan tersangka resmi ditahan, ” ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya dalam amar putusan persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang, Ardiansyah, secara sah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001.

Sehingga pihak Hakim menjatuhkan hukuman kepada, Ardiansyah, divonis pidana satu (1) tahun Penjara, selain itu dikenakan Subsider satu (1) bulan kurungan, atau diganti dengan membayar biaya denda senilai Rp 50 juta. (KK)

Rekomendasi Berita