oleh

Mantan Anggota Dewan Bandar Sabu Dituntut Hukuman Mati

LINGGAUPOS.CO.ID – Lima dari enam terdakwa kasus kepemilikan sabu 4 kg dan puluhan ribu pil ekstasi (ineks) yang menjerat mantan anggota DPRD Kota Palembang Doni SH serta Alamsyah, Zulkarnain, Ahmad Najmi Ermawan, Mulyadi dan Yati Suherman, kesemuanya Kamis (4/3/2021) dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang.

Adapun pertimbangan JPU atas tuntutan vonis pidana mati tersebut dikarenakan kelima terdakwa tersebut merupakan sindikat sabu jaringan lintas negara.

Sementara khusus untuk terdakwa Doni SH dalam pertimbangan tambahannya yakni merupakan tokoh masyarakat yang seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Mantan anggota DPRD Palembang Doni SH ikut terlibat. Juga turut ditetapkan sebagai terdakwa yakni Alamsyah, Joko Zulkarnain, Ahmad Najmi Ermawan, Yati Suharman, dan Mulyadi.

Dalam sidang sebelumnya, JPU Kejari Palembang menghadirkan tiga orang saksi dalam sidang lanjutan perkara kepemilikan narkotika jenis sabu sebanyak 4 kg dan 21 ribu butir ekstasi yang menjerat mantan anggota DPRD Kota Palembang Donni SH beserta 5 terdakwa lainnya.

Ketiganya dihadirkan di hadapan majelis hakim PN Palembang diketuai Bongbongan Silaban SH MH melalui video virtual, Selasa (12/1/2021).

Dua diantaranya yakni Indra Nurcahyo dan Marwan yang merupakan pembantu atau pekerja laundri usaha milik terdakwa Doni. Sementara satu saksi lainnya yakni petugas kepolisian yang bertugas menangkap terdakwa beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya salah satu saksi bernama Marwan melihat terdakwa Doni terlebih dahulu datang ke ruko laundri yang berada di Jl Riau, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, selang sekitar 10 menit kemudian beberapa petugas diketahui dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pun datang.

“Mengetahui ada petugas datang, Pak Doni langsung mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap,” kata Marwan yang mengaku sudah satu tahun bekerja dengan terdakwa Doni sebagai tukang cuci di tempat usaha tersebut.

Saksi lainnya bernama Jafar, petugas BNN menjelaskan bahwa penangkapan terhadap Doni mulanya menangkap terdakwa lainnya terlebih dahulu yakni Alamsyah dan Yanti. Dari pengakuan dua terdakwa itu bahwa barang yang berhasil diamankan itu atas perintah Doni.

“Setelah Doni berhasil diamankan kemudian dilakukan penggeledahan yang turut disaksikan RW setempat didapati sebanyak empat bungkus sabu yang disimpan Doni dalam lemari lantai dua gedung laundri tersebut,” Ungkap saksi Jafar.

Terdakwa Doni yang didampingi oleh penasihat hukum Supendi SH MH tidak berkeberatan terhadap keterangan saksi-saksi yang dihadirkan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan oleh lima terdakwa lainnya.(*)

Sumber: sumeks.co

Rekomendasi Berita