oleh

MAN 1 Model Dapat Bantuan Buku

LINGGAU POS ONLINE, KALI SERAYU – Keluarga besar MAN 1 Model Lubuklinggau baru dapat bantuan buku dan alat peraga pembelajaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (18/12). Alat peraga pembelajaran, stiker dan pin mengenai pendidikan anti korupsi.

Kepala MAN 1 Model Lubuklinggau, Taslim mengatakan, pengentasan korupsi sedang gencar-gencarnya dilakukan KPK dan Pemerintah baik di tingkat pelajar, guru, mahasiswa maupun umum. Taslim bersyukur dengan apa yang telah diberikan KPK untuk MAN 1 Model Lubuklinggau.

Menurutnya, MAN 1 Model Lubuklinggau dapat bantuan buku dan alat peraga pembelajaran dari KPK karena informasi dari guru MAN 1 Model Lubuklinggau setelah mengikuti Teacher Supercamp diadakan KPK beberapa waktu lalu.

“Dua guru MAN 1 Model Lubuklinggau menginformasikan bahwa di KPK banyak memiliki buku-buku referensi mengenai pengentasan korupsi dan pendidikan anti korupsi,” jelasnya.

Sehingga Taslim selaku kepala madrasah meminta kepada Kepala Perpustakaan MAN 1 Model Lubuklinggau agar dapat mengirimkan proposal ke KPK, agar diberikan bantuan buku-buku referensi mengenai anti korupsi.

“Alhamdulillah, kurang dari dua minggu ini sudah dikirim oleh KPK. Dengan adanya bantuan dari KPK ini rencananya kita akan sediakan pojok baca di perpustakaan khusus untuk buku-buku atau referensi mengenai pendidikan anti korupsi,” jelasnya.

Taslim berharap pengentasan korupsi ini tidak hanya sebatas penindakan saja, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai anti korupsi.

“Karena jika pengetahuan anti korupsi sudah tertanam pada anak sejak usia dini, maka insya Allah kedepannya akan terlahir generasi-generasi muda dan pemimpin bangsa Indonesia yang pemahaman anti korupsinya sudah matang. Oleh karena itu, pencegahan korupsi itu sudah harus dilaksanakan sejak dini, di mana dengan masuknya pemahaman anti korupsi ke dalam segmen di lembaga-lembaga pendidikan,” paparnya.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan kepala perpustakaan MAN 1 Model, Hariani didampingi waka kesiswaan MAN 1 Hj Annisah yang mengungkapkan sangat senang dengan bantuan buku-buku dan alat peraga yang telah dikirimkan pihak KPP Pusat ini.

“Alhamdulillah, sangat senang dengan bantuan dari KPK ini. Dan tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk pendidikan anti korupsi dan integritas siswa-siswi di MAN 1 Model Lubuklinggau. Bantuan ini berkat informasi yang disampaikan dua rekan guru kita yang mengikuti Teacher Supercamp KPK beberapa waktu lalu, Yakni Ibu Hj Annisah dan Hj Yeni Agustina,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, buku-buku ini nantinya sangat bermanfaat untuk siswa-siswi MAN 1 Model untuk menambahkan pemahaman serta pengetahuan mengenai anti korupsi.

“Bahkan rencananya, seperti yang dikatakan kepala MAN 1 bahwa di perpustakaan MAN 1 akan dibuat pojok baca khusus untuk buku-buku dan referensi yang berkaitan dengan anti korupsi. Dan sebagai apresiasi kepada siswa-siswi, kami akan memberikan pin anti korupsi ini kepada siswa-siswi kita yang memang memiliki integritas, disiplin, jujur dan lainnya,” tukasnya.

Hariani berharap dengan adanya bantuan dari KPK, variasi buku yang ada di Perpustakaan lebih banyak, dan siswa-siswi MAN 1 semakin semangat dan rajin mengunjungi perpustakaan.

“Apalagi dengan adanya pojok baca ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan lebih tentang anti korupsi melalui referensi buku-bukunya. Melainkan anak-anak juga bisa bermain games-games edukasi dari alat–alat peraga pembelajaran mengenai anti korupsi. Sehingga pemahaman anti korupsi anak-anak akan semakin meningkat,” tutupnya.

Dan pemahaman mengenai anti korupsi telah dibuktikan oleh prestasi baru-baru ini yang berhasil di raih salah seorang siswa MAN 1 Model Lubuklinggau, yakni Camelia Haseena berhasil meraih juara kedua Lomba Poster Anti Korupsi tingkat Umum yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuklinggau dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Minggu lalu. (AE02)

Komentar

Rekomendasi Berita