oleh

Maksimalkan Pelayanan, RSSA Minta Pemkab Hibah Aset

LINGGAU POS ONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) melakukan rapat membahas lahan milik Pemkab Mura eks Dinas Pekerjaan Umum (DPU BM) yang akan digunakan Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Kota Lubuklinggau.

Pasalnya, dalam prosesnya belum ada kesepakatan antara Pemkab Mura dan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, terkait pelepasan aset yang saat ini masih dimiliki oleh Pemkab Mura. Padahal, di lahan eks kantor DPU BM tersebut akan dibangun ruangan baru untuk mengobati masyarakat, karena saat ini ruangan yang ada di RSSA Lubuklinggau sering penuh. Akibatnya, manajemen RSSA kerap menolak pasien yang akan berobat.

Direktur RSSA Lubuklinggau, dr Charlie mengatakan kalau manajemen RSSA melalui Pemkot Lubuklinggau pada 2017 lalu, telah mengajukan permintaan hibah atas lahan eks DPU BM tersebut, ke Pemkab Mura. Bahkan, prosesnya sudah sampai di kementerinan, dikarenakan RSSA Lubuklinggau dapat bantuan dana hibah untuk pembangunan ruangan baru.

“Tidak ada penyerobotan di situ, karena kami melalui Pemkot Lubuklinggau sudah mengajukan permintaan hibah, agar Pemkab Mura mau memberi asetnya itu, untuk kepentingan masyarakat banyak,” kata Carlie, Rabu (3/7).

Ia menjelaskan, permintaan hibah merupakan jalan satu-satunya bagi manajemen RSSA Lubuklinggau untuk menambah ruangan baru, karena ketinggian bangunan di sekitar bandara telah diatur. Sebab, lokasi RSSA Lubuklinggau masuk kawasan Operasi Keselamatan Penerbangan (KKOP).

“Kami tidak bisa menambah ketinggian bangunan karena masuk KKOP. Jadi, jalan satu-satunya bagi RSSA untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, dengan cara meminta hibah tanah yang saat ini dimiliki Pemkab Mura,” jelasnya.

Apalagi, pelayanan kesehatan yang akan diberikan RSSA Lubuklinggau, bukan hanya untuk masyarakat Lubuklinggau saja. Tapi, juga untuk masyarakat Kabupaten Mura, Muratara dan sekitarnya.

“Besar harapan kami, Pemkab Mura dapat memberikan hibah, demi kebaikan masyarakat. Dan saya mohon maaf kepada Pemkab Mura khususnya DPU BM, atas kejadian ini,” harapnya. (aku)

Rekomendasi Berita