oleh

Maksimal Bawa 150 Orang

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Teknis pengamanan debat kandidat Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, di gedung Bagasraya, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (13/3) telah diserahkan sepenuhnya kepada Polri, Dishub hingga Pol PP.

Hal ini disampaikan Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau, Gatot Widjianto, Senin (12/3) di Sekretariat KPU Kota Lubuklinggau.

Jadi, menurut Gatot bisa dipastikan lokasi debat kandidat akan steril dari pihak-pihak yang tidak mempunyai kewenangan untuk masuk di lokasi.

“Jumlah yang bisa masuk ke lokasi debat sudah dibatasi, yakni masing-masing Paslon dengan massa pendukungnya sebanyak 150 orang yang sudah mengenakan Id Card. Tamu undangan, KPU Sumsel dan KPU Kabupaten/Kota tetangga, serta awak media yang akan melakukan peliputan,” jelasnya.

Bahkan, dilanjutkan Gatot, untuk massa pendukung Paslon yang tidak memiliki Id Card, bisa dipastikan tidak bisa masuk ke dalam lokasi debat kandidat.

“Jangankan masuk ruangan, parkir di bawah gedung Bagas Raya pun mereka tidak bisa, karena telah dilakukan penjagaan berlapis. Mereka akan dialihkan baik oleh Polantas maupun Dishub untuk parkir di halaman Yadika, jadi bisa dipastikan tidak bisa masuk ke ruangan tempat dilakukannya debat,” tegasnya.

Selain itu, telah dibuat aturan mengenai mekanisme pelaksanaan debat. Mulai dari tidak diperbolehkan untuk membawa atribut, hingga tidak boleh bersuara ketika Paslon tengah memaparkan visi dan misinya masing-masing.

“Siapapun itu, kalau ada yang coba-coba untuk membuat kegaduhan akan ditindak tegas oleh aparat kepolisian. Ranahnya bukan lagi pelanggaran pemilu yang harus diproses dulu di Gakumdu. Namun, langsung dimasukkan ke ranah pidana,” jelasnya.(01)

News Feed