oleh

Maksimal 32 Siswa Per Lokal

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU- Sejak 2 – 7 Juli 2018 dilakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, H Tamri sudah mengingatkan, agar SMP dilarang menerima siswa melebihi kuota. Maksimal hanya 32 siswa per lokal.

Jika petunjuk teknis sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB ini dilanggar, konsekuensinya sekolah tidak akan menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk bantuan-bantuan lain. Baik dari Disdikbud Kota Lubuklinggau, Disdik Provinsi Sumsel maupun Kemdikbud.

“Sebab data jumlah siswa ini masuk di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terkoneksi secara online. Kalau siswa yang diterima melebihi kuota, ya ngeheng data sekolah tersebut,” terang H Tamri.

Dari 15 SMP negeri di Kota Lubuklinggau, termasuk SMPN 1 Lubuklinggau yang menyelenggarakan PPDB Tahun Ajaran 2018/2019. Tahun ini, kata Kepala SMPN 1 Lubuklinggau, Yani Jinawar, ia menampung 9 Rombel termasuk bina lingkungan yang sesuai dengan kuotanya maksimal 5 persen.

“Di SMAN 1 Lubuklinggau ada 30 ruang kelas, yang terbagi 11 ruang untuk kelas VIII, 10 ruang untuk kelas IX dan 9 ruang untuk calon peserta didik baru atau kelas VII. Artinya, hanya 288 siswa baru yang akan diterima di SMPN 1 Lubuklinggau tahun ini,” Kepala SMPN 1 Lubuklinggau, Yani Jinawar.

Sementara itu, Waka Kurikulum, Agus Wahyudin menyampaikan hari kedua pelaksanaan PPDB ini terdapat 349 peserta didik yang telah mendaftarkan diri ke SMPN 1 Lubuklinggau, di mana 35 orang diantaranya merupakan peserta lintas rayon.

“Ada sembilan SD yang rayonnya ke SMPN 1 Lubuklinggau, yakni SDN 11 Lubuklinggau, SDN 16 Lubuklinggau, SDN 17 Lubuklinggau, SDN 18 Lubuklinggau,SDN 19 Lubuklinggau, SDN 20 Lubuklinggau, SDN 21 Lubuklinggau,SDN 22 Lubuklinggau dan SDN 23 Lubuklinggau. Dan Seleksi PPDB ini dengan sistem perankingan, dan untuk sementara NEM tertinggi yakni 26,27 oleh pelajar dari SDN 16 Kota Lubuklinggau,” paparnya.

Agus juga mengharapkan, pelaksanaan PPDB nantinya dapat berjalan lancar sesuai dengan aturan atau Juknis. Dan pada tahun ajaran baru, sekolah juga telah menyiapkan beberapa program yang dapat meningkatkan mutu sekolah termasuk prestasi anak didiknya.

“Semoga PPDB ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.

Terlepas dari itu, perlu di ketahui SMPN 1 Lubuklinggau merupakan sekolah yang memiliki banyak ekstrakulikuler dan prestasi. Yakni, tahun 2018 saja cukup banyak prestasi yang telah diraih anak-anak Tropi bergilir Fun Club Futsal, Juara I Fun Club Futsal, Juara II Caroline Cup, Juara II Bola Voli Putri Turnamen Yadika Cup, Juara III Futsal Turnamen Yadika Cup dan posisi ke tiga untuk rata-rata periah nilai UN tertinggi. Sedangkan untuk ekstrakulikulernya sendiri, memiliki 12 ekstrakulikuler mulai dari seni, olahraga, pramuka, jurnalistik, english club dan lainnya. (02/AE02)

Rekomendasi Berita