oleh

M. Azyumardi Azra Raih Suara Terbanyak

LINGGAU POS ONLINE, BELALAU I – Senin (27/11) siswa-siswi Sekolah Alam Lubuklinggau Life School Insan Mulia menggelar pemilihan umum presiden siswa Sekolah Alam untuk tahun ajaran 2017/2018. Pesta demokrasi ini diikuti seluruh peserta didik dari jenjang TK hingga SMP.

Kepada Linggau Pos, Kepala Sekolah Alam Insan Mulia, H Warman mengungkapkan inilah sekolah alam yang cukup berbeda dengan sekolah lainnya, siswa diajarkan tidak hanya untuk dapat memahami, tetapi juga menerapkan teori dalam kehidupan sehari-hari, atau bukan sekadar mengetahui teori saja.

“Oleh karena itu, dalam menerapkan teori mengenai politik, di sekolah alam dilaksanakan pemilihan presiden siswa yang akan memimpin seluruh siswa, layaknya presiden di kehidupan nyata. Seorang presiden siswa juga harus belajar memiliki program-program kedepannya untuk membantu memajukan sekolahnya. Dan proses pemilihan umum ini kita juga lakukan layaknya pemilu di kehidupan sebenarnya dengan beberapa tahapan-tahapan,” jelasnya.

Lanjutnya, tahap pertama, kita lakukan seleksi tes wawancara dan mendengar visi dan misi dari 8 kandidat awal, di mana dalam tahap ini terpilih tiga kandidat calon presiden siswa dengan visi dan misi terbaik yakni, Nomor 1 Mahesa Putra Perdana, Nomor 2 Viesca Az Zahra Anabela dan Nomor 3 M. Azyumardi Azra.

“Kemudian ketiga kandidat ini memilih tim suksesnya masing-masing dan melakukan kampanye untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada peserta didik lainnya. Baru setelah itu dilaksanakan pengumpulan suara, yang mana diikuti seluruh peserta didik Sekolah Alam yang berjumlah 54 peserta didik,” jelasnya.

Warman juga memaparkan dalam pengumpulan suara ini, komisi pemilihan umum (KPU) presiden siswa sekolah alam yang terdiri dari beberapa siswa dan fasilitator sekolah alam menyediakan surat suara dengan gambar pilihan tiga kandidat, kotak suara dan juga tinta untuk yang sudah mencoblos.

“Peserta didik sekolah alam juga diatur layaknya warga yang akan memilih, yakni mengantre, isi daftar hadir, memilih salah satu kandidat di kertas suara dengan cara menconteng, memasukan kertas suara ke kotak suara dan mencelupkan salah satu jari ke dalam tinta yang telah disediakan. Alhamdulillah, kegiatan pencoblosan ini terlaksana dengan tertib dan mendapat antusias dari seluruh anak-anak,” ujarnya.

Selain memberikan pelajaran pemilu kepada anak sejak dini, prosesi pemilu presiden siswa di sekolah alam juga memberikan pengalaman baru kepada anak-anak, yang belum dilibatkan dalam pemilu sebenarnya.
“Melatih anak-anak dalam bersosialisasi kepada sesama, belajar bertanggung jawab, jujur dan disiplin. Serta secara tidak langsung mereka telah belajar berdemokrasi di sekolahnya yang seolah-olah miniatur negara ini,”ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk sementara ini, suara terbanyak diperoleh kandidat nomor tiga yakni M Azyumardi Azra. Dan keputusan presiden siswa terpilih akan diumumkan langsung pihak KPU sekolah pada waktu yang telah ditentukan. (AE02)

Komentar

Rekomendasi Berita