oleh

Lubuklinggau Miliki Air Mancur Menari-Nari

Terkesan dengan Keindahan Masjid Agung As-Salam

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau terus tingkatkan pembangunan. Salah satunya, meningkatkan pembangunan Masjid Agung As-Salam agar menjadi lebih inovatif. Air Mancur Menari-nari, menjadi salah satu daya tarik, yang ada di Masjid Agung tersebut.

Laporan Daulat, Pasar Pemiri

Selain Taman Kurma, Air Mancur Menari-nari menjadi inovasi yang dibangun di Masjid Agung As-Salam. Sehingga tidak hanya waktu salat saja, namun pada weekend menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menjadi lokasi nongkrong dan selfi.

Pengurus Masjid Agung As-Salam bidang sarana, Misno mengatakan kalau ketinggian Air Mancur Menari-nari tersebut mencapai 10 meter, dengan luas 45 x 15 meter yang dibuat pada tahun 2014 dan rampung pada tahun 2015.

“Hampir setiap malam minggu warga Kota Lubuklinggau berdatangan dari berbagai wilayah, untuk menyaksikan Air Terjun Menari-nari yang dilengkapi lampu sorot warna-warni yang dipasang dari bawah sumber air mancur,” ungkapnya.

Di siang hari, masyarakat dari segala umur terlihat asyik duduk-duduk di pelataran masjid dan Taman Kurma. Mereka mengabadikan momen itu dengan selfie. Beragam gaya dilakukan supaya hasil foto tampak bagus.

“Bahkan, ada juga beberapa pengunjung yang datang dari daerah lain. Mereka sengaja berhenti di Masjid Agung As-Salam untuk melaksanakan salat dan beristirahat sejenak,” tegasnya

Wawan (24) warga Curup mengakui, ia baru saja dari Empat Lawang. Di perjalanan menuju kampung halamannya Curup, sengaja berhenti di Masjid Agung As-Salam untuk istirahat sekaligus selfi.

“Kapan lagi mau foto di Masjid Agung. Makanya kami berhenti sebentar untuk Salat Jumat, sekaligus foto-foto,” kata pria tinggi ini.

Ia menilai keindahan masjid ini tak kalah dibandingkan masjid-masjid lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk berfoto selfi bersama rekan-rekannya.

Pengunjung lainnya Dedy Oktariansyah (32), warga Kelurahan Lubuk Tanjung mengatakan, ia sering Salat Jumat di sini. Setiap malam minggu, ia bersama istri dan anak perempuannya rutin bermain di Masjid Agung As-Salam.

“Selepas Salat Isya kami pergi. Subhanallah indah sekali air mancur dan kerlap-kerlip lampu di sekitar masjid agung pada malam hari,” pujinya.

Diakuinya, letak strategis Masjid Agung As-Salam menjadi daya tarik bagi pengunjungnya.

“Silakan saja datang ke masjid agung kalau datang ke Lubuklinggau sangat rugi jika tidak mampir di sini,” ujarnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita