oleh

Lubuklinggau Jadi Kota Tanpa Kumuh

11 daerah kumuh yang ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Walikota Lubuklinggau No.62 Tahun 2016 tentang Daerah Kumuh, ada pada empat kecamatan dan 11 kelurahan.

Yakni Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau Ulu, Pasar Pemiri, dan Lubuklinggau Ilir di Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Kelurahan Jawa Kanan SS, Kelurahan Dempo, dan Kelurahan Karya Bakti di Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Selanjutnya di Kecamatan Lubuklinggau Barat I di Kelurahan Bandung Kiri, Kelurahan Mesat Seni, Kelurahan Muara Enim di Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Kabid Perumahan dan Pemukiman Disperkim Kota Lubuklinggau, memaparkan realisasi program Kota Tanpa Kumuh Lubuklinggau, di Op Room Moneng Sepati, Kamis (3/1).

Bertahap 11 kelurahan tersebut dibuat menjadi tidak kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Sebelumnya banyak pertimbangan menetapkan 11 kelurahan tersebut sebagai daerah kumuh, seperti kondisi bangunan gedung, jalan, ketersediaan air bersih, kondisi drainase lingkungan. Termasuk pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, dan proteksi kebakaran.

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Lubuklinggau mengadakan rapat koordinasi, tepatnya di Op Room Moneng Sepati komplek perkantoran Walikota Lubuklinggau, Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kamis (3/1).

Peserta rapat koordinasi perkembangan pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh Lubuklinggau, di Op Room Moneng Sepati, Kamis (3/1).

Rapat koordinasi ini dipimpin Asisten II Setda Kota Lubuklinggau, H Rusli didampingi Kepala Disperkim Kota Lubuklinggau, H Emra Endi Kusuma.

Emra Endi Kusuma mengaku program Kotaku berjalan maksimal, semua pekerjaan selesai 100 persen. Pengerjaan yang dilakukan seperti peningkatan jalan lingkungan, pembuatan drainase, dan program lainnya.(nia)

Rekomendasi Berita