oleh

Lubuklinggau Belum Miliki Perda KLA

Yeni : Sudah Seharusnya Diusulkan

LINGGAU POS ONLINE, MAJAPAHIT – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Lubuklinggau, Yeni Risnawati mengatakan sudah seharusnya Lubuklinggau menjadi Kota Layak Anak (KLA). Karena sarana dan prasarana menuju KLA, sejauh ini sudah dipenuhi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

Seperti taman bermain atau fasilitas ramah anak, Puskesmas ramah anak, bahkan Kota Lubuklinggau juga sudah menerapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sebagai penunjang menuju KLA.

“Sudah sepatutnya Pemkot Lubuklinggau mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperd) tentang KLA. Karena kita menilai, sarana dan prasarana penunjangnya secara bertahap sudah dilengkapi. Kalaupun ada kekurangan tinggal melengkapi,” tegas Yeni.

Politisi PPP ini mengaku, baik dari Pemkot Lubuklinggau maupun inisiatif Komisi I belum ada yang mengusulkan Raperda KLA. Namun sebelum itu diusulkan, menurutnya tidak jadi masalah kalau sementara dibuatkan dulu Peraturan Walikota (Perwal) tentang KLA. Sambil Pemkot Lubuklinggau mempersiapkan sarana dan prasarana KLA yang belum tersedia.

“Kita lihat kalau pada pembahasan Program Pembuatan Peraturan Daerah (Propemperda) 2019 tidak diusulkan oleh eksekutif, Komisi I siap untuk mengusulkan melalui inisiatif DPRD. Intinya, persiapan Kota Lubuklinggau menuju KLA menjadi perhatian kita dan pemerintah,” ungkapnya.

Belum diusulkannya Raperda tentang KLA, dibenarkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kota Lubuklinggau, Hendri Hermani. Saat dimintai tanggapan menurutnya menunggu usulan dari Dinas Pemerdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) selaku leading sector-nya.

“Sampai saat ini, pihak DP3APM belum mengusulkan, makanya saat pengajuan Raperda untuk masuk dalam Propemperda 2018 belum kita usulkan. Mungkin, akan diusulkan di tahun 2019,” ungkapnya.

Kepala DP3APM, Heri Zulianta membenarkan Perda maupun Perwal yang mengatur tentang KLA belum ada. Namun ia menegaskan, persiapan menuju KLA sudah sejak lama dilakukan oleh Pemkot Lubuklinggau.

“Bukan berarti kita tidak mempersiapkan Kota Lubuklinggau menjadi KLA. Sarana penunjang untuk Kota Lubuklinggau menuju KLA sudah kita persiapkan secara bertahap. Mulai dari fasilitas ramah anak, kawasan ramah anak hingga Perda KTR sudah kita siapkan secara bertahap,” tegasnya.

Hanya saja diakui Heri, pihaknya memang fokus mempersiapkan semua yang diperlukan untuk menuju KLA.

“Nanti setelah semuanya siap, sesuai kriteria yang ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak baru kita usulkan Raperdanya. Target kita, 2019 Lubuklinggau, sudah ditetapkan menjadi KLA,” tegasnya.(13)

Rekomendasi Berita