oleh

Lubuklinggau Alami Deflasi 0,06%

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), pada Oktober 2017 mengalami inflasi sebesar 0,008 %. Inflasi tahun kalender (kumulatif) Provinsi Sumsel sampai dengan Oktober, sebesar 1,93 %. Selanjutnya Inflasi ‘year on year’ sebesar 3,12 %.

Untuk Kota Lubuklinggau pada Oktober 2017, mengalami deflasi 0,06 %. Inflasi tahun kalender (kumulatif) Kota Lubuklinggau sampai Oktober 2017, sebesar (2,47%). Sementara untuk “year on year”(Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 3,05 %.

“Inflasi di Kota Lubuklinggau Oktober 2017 terjadi karena kenaikan indeks harga pada 6 (enam)kelompok pengeluaran yaitu,kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar (1,55 %),” kata Kepala BPS Kota Lubuklinggau, Aldianda Maisal dalam press rilisnya, Kamis (2/11).

Kelompok makanan sebesar (0,05 %), kelompok sandang sebesar (0,16 %), kelompok kesehatan sebesar (0,11 %) dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar(0,06 %). Sedangkan kelompok bahan makanan, mengalami penurunan indeks harga sebesar(-0,64 %).

Komoditas dominan yang mengalami kenaikan harga dan menyebabkan inflasi di Kota Lubuklinggau pada Oktober 2017, antara lain cabai merah, beras, rokok keretek filter, rokok keretek, buah apel, dan emas perhiasan. Sementara komoditas dominan yang mengalami penurunan harga yaitu daging ayam ras, bawang merah, tomat sayur,bawang putih,buah jeruk dan kol putih.

Inflasi menurut kelompok komponen pada Oktober 2017, Kota Lubuklinggau mengalami inflasi sebesar (0,06 %). Inflasi tahun kalender(kumulatif) sampai dengan Oktober 2017 sebesar (2,47%) dan Inflasi ‘year on year’ (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 3,05 %.

“Lebih tinggi dari inflasi ‘year on year’ (Oktober 2016 terhadap Oktober 2015) sebesar (3,83 %),” ungkapnya.

Oktober ini, kelompok komponen yang memberikan sumbangan terhadap inflasi/deflasi Kota Lubuklinggau adalah komponen inti inflasi(0,1904 %), Komponen diatur pemerintah inflasi (0,0473 %) dan komponen bergejolak deflasi(-0,1756 %). (Rls/CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita