oleh

LPPAS Tangkap Dua Tersangka Penyetrum Ikan

Samsul:Camat, Lurah/Kades Tidak Tegas

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Dua tersangka illegal fishing berhasil diamankan Lembaga Persatuan Peduli Aliran Sungai Musi Rawas Utara (LPPAS Muratara). Kedua tersangka penyetruman ikan di aliran Sungai Rawas di wilayah Kecamatan Rawas Ilir itu berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Disamping menangkap kedua tersangka yakni, Herman (43) dan Amirudin (24) asal Dusun III, Terusan Kecamatan Sangah Desa, LPPAS juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB), berupa satu perahu berikut dengan alat penyetruman, berupa ganset dan serok.

Demikian disampaikan Ketua LPPAS Kabupaten Muratara, Samsul Bahri SH kepada koran ini, Senin(23/7).

Dikemukakannya, dua tersangka dan tiga perahu yang diamankannya itu hasil patroli di perairan Sungai Rawas di kawasan Kecamatan Rawas Ilir dua minggu terakhir (13 hari, red).

“Sekarang dua orang diduga pelaku penyetruman ikan di Sungai Rawas itu sudah diamankan di Mapolsek Rawas Ilir berikut dengan BB-nya. Kedua tersangka warga Sangat Desa Kabupaten Muba,” kata Samsul Bahri, Senin (23/7).

Selanjutnya, Jumat (20/7) pihaknya kembali mengamankan dua perahu milik warga Kecamatan Rawas Ilir, dan sudah diamankan di kantor LPPAS di Kelurahan Muara Rupit, tetapi dua orang pemilik perahu tersebut berhasil melarikan diri.

“Setelah dapat Informasi dari masyarakat kita berhasil menangkap dua perahu milik warga Rawas Ilir. Sekarang dua perahu tadi kita amankan di sekretariat LPPAS, tapi sayang pelaku sudah kabur sebelum kami mengamankan perahunya,” jelas Samsul.

Samsul menambahkan, selain dua perahu yang saat ini diamankan, pihaknya masih menargetkan tiga pelaku lagi, yakni warga Desa Pantai Kecamatan Rupit, Sungai Liam Kelurahan Karang Dapo dan satu lagi di Sungai Lemurus Kecamatan Rawas Ilir.

“Kami akui saat melakukan pengejaran terhadap pelaku illegal fishing tidak didampingi anggota kepolisian dan Sat Pol PP,”aku Samsul.

Menurutnya, masih beraksinya pelaku penyetruman ikan di berbagai perairan sungai di Muratara akibat tidak tegasnya para Lurah/Kades dan Camat. Sementara Bupati Muratara, H Syarif Hidayat dan Wabup Muratara H Devi Suhartoni secara tegas melarang warga melakukan penyetruman ikan di sungai.

“Jadi kita berharap kepada pemerintah setempat bisa kooperatif dengan LPPAS, apabila ada warga melakukan penyetruman ikan di sungai dapat turun bersama-sama, karena ini jelas perintah Bupati dan Wakil Bupati,” terangnya.(12)

Rekomendasi Berita