oleh

LPG 3 Kg Langka

MURATARA – Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengeluhkan kelangkaan LPG 3 kg.

“Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan LPG 3 kg di pengecer,” kata Us (30) warga Desa Noman, kepada wartawan Linggau Pos, Kamis (24/1).

Us melanjutkan perkataannya, kelangkaan tersebut dirasakan beberapa bulan terakhir, persisnya semenjak Desember 2018.

“Selain susah dicari, walaupun ada harganya pernah sampai Rp30 ribu, kinipun ada harganya masih lumayan mahal berkisar Rp27 ribu di pengecer,” katanya.

Tidak hanya itu terusnya, selain kelangkaan ada hal lain yang jadi persoalan saat ini, sudah berapa kali saat menukarkan LPG ia sering mendapatkan gas yang cepat habis saat pemakaian.

“Sudah lima kali saya menukarkan isinya tidak seperti biasanya, dengan pemakaian sama seperti biasanya. Namun saat ini habisnya sangat cepat, kadang isinya masih berat namun sudah tidak dapat digunakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Badri, penjual LPG 3 kg di Desa Noman membenarkan kelangkaan tersebut. Ia sebagai penjual berapa waktu belakangan sangat sulit untuk mendapatkan stok LPG 3 kg, bahkan harus mencari sampai ke luar kabupaten.

“Sering terjadi kekosongan di pangkalan LPG yang ada di Muratara. Untuk mendapatkan stok saya mencari sampai ke STL Ulu Terawas, Musi Rawas dan bahkan sampai ke Merasi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muratara, H Syamsu Anwar melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Sapawi Ar menegaskan LPG 3 Kg tidaklah langka.

“Kami sudah pernah menemui pihak penyedia LPG. Mereka menyampaikan kelangkaan saat ini terjadi diakibatkan pangkalan LPG yang berada di Kabupaten Muratara menjadi tujuan dari kabupaten lain dalam mengambil gas,” jelasnya.

Ia melanjutkan, akibat hal tersebut yang menjadikan persediaan yang berada di pangkalan kita menjadi kurang untuk menyediakan bagi pemakai daerah Muratara.

“Kami akan menyurati pihak pangkalan agar mengutamakan pemakai atau agen penyetok LPG yang berada di Muratara terlebih dahulu,” lanjutnya.

Perihal keluhan adanya LPG 3 kg yang tidak sesuai standar isinya akan pihaknya tindak lanjuti. Karena hal tersebut sudah menjadi kecurangan.

“Bila menemukan kejanggalan, tidak sesuainya isi LPG, laporkan kepada kami, akan kami tindak lanjuti. Kami akan ajak pihak berwajib dalam waktu dekat untuk melakukan Sidak kepada pangkalan LPG, bila menemukan kecurangan akan ditindak,” tegasnya. (cw3)

Rekomendasi Berita