oleh

Listrik Tak Stabil Jadi Kendala UNBK

 

KUTIPAN
Ketua MKKS SMA Muratara, Darmadi:
“Dari sembilan SMA negeri dan swasta di Muratara, ada 6 SMA melaksanakan UNBK mandiri, dan 3 SMA melaksanakan UNBK menumpang di sekolah lain….”

MURATARA – Tahun Ajaran 2018/2019, seluruh SMA di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal ini dijelaskan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Muratara, Darmadi kepada Linggau Pos, Selasa (29/1).

Ia menerangkan, tahun ajaran 2017/2018 lalu hanya beberapa SMA yang mengadakan UNBK. Namun tahun ini, meski ketersediaan sarana belum sepenuhnya lengkap, SMA berupaya untuk bisa menyelenggarakan UNBK.

Kepala SMAN Bingin Teluk itu menyadari, tak sedikit yang harus disiapkan untuk mengadakan UNBK. Mulai dari sarana prasarana UNBK, seperti komputer, laptop, jaringan internet dan listrik serta kesiapan mental siswa. Caranya, sekolah mengadakan les tambahan untuk siswa kelas XII dan simulasi UNBK.

Menurut Darmadi, dari sembilan SMA negeri dan swasta di Muratara, ada 6 SMA melaksanakan UNBK mandiri, dan 3 SMA melaksanakan UNBK menumpang di sekolah lain.

Dikatakan Darmadi, yang berpotensi menjadi gangguan dalam pelaksanaan UNBK di Kabupaten Muratara nantinya adalah tegangan listrik yang tidak normal dan jaringan internet yang lambat. Padahal dua aspek itu sangat menentukan jalannya proses UNBK.

Oleh sebab itu, seluruh sekolah harus memastikan konektifitas listrik dan jaringan internet agar dapat terjamin dengan baik, sehingga tidak ada gangguan saat pelaksanaan UNBK berlangsung dan siswa dapat mengikuti UNBK dengan tenang dan lancar.

“Kita berharap selama pelaksanaan UNBK listrik bisa normal, namun sekolah tetap harus menyediakan genset sebagai langkah upaya antisipasi. Kemudian internet juga harus baik, agar proses unduh soal UNBK lancar,” ujarnya. (cw3)

Rekomendasi Berita