oleh

Lima Kades Terancam Masuk Bui

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Setidaknya ada lima oknum Kepala Desa (Kades) yang dilapor ke Inspektorat Kabupaten Musi Rawas (Mura), terkait pengelolaan Dana Desa (DD). Demikian disampaikan Inspektur Kabupaten Mura, Alexander melalui bagian kasus pengaduan, Syawani, Jumat (5/10).

Menurutnya, laporan yang diterima bukan hanya berasal dari masyarakat, tapi juga berasal dari Organisasi Masyarakat (Ormas). Lima surat pengaduan yang diterima, berasal dari wilayah pinggiran atau pedalaman seperti Kecamatan Jayaloka dan BTS Ulu.

“Laporan yang kita terima dugaan pembangunan yang tidak sesuai dengan rencana awal, dan yang dilaporkan penggunaan DD tahun 2017. Dan laporan yang diterima terhitung sejak Januari hingga September 2018,” kata Syawani saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/10).

Berdasarkan Undang-Undang (UU) No. 30 Tahun 2014 tentang Sistem Administrasi Umum Pemerintah, maka penggunaan DD yang selama ini dikelola oleh masing-masing Kades digunakan untuk pembangunan desanya, harus diaudit oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Kemudian, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Inspektorat harus mendalami pengaduan atau laporan dari masyarakat.

“Kemudian, akan disimpulkan apakah penggunaan DD tersebut merugikan keuangan negara atau tidak. jika ada kerugian negara maka pengelola DD diwajibkan menggantinya sesuai dengan jumlah uang yang telah digunakan,” tegas pria tinggi ini.

Tetapi, meski mereka sudah mengembalikan uang kepada kas negara, namun tidak menggugurkan proses hukum. Karena dugaan penyelewengan DD merupakan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sehingga siapa pun yang terjerat dalam penggunaan uang negara di luar aturan, maka akan terjerat pidana. (dlt)

Rekomendasi Berita