oleh

Lima Anak di Karang Anyar Terkena Muntaber

LINGGAU POS ONLINE, MUARA LAKITAN- Penyakit Muntah Berak (Muntaber) atau gastroenteritis mesti diwaspadai. Pasalnya, lima anak di Desa Anyar Kecamatan, Muara Lakitan, Kabupaten Mura terkena penyakit yang menyerang pencernaan.

Mirisnya tiga anak ini tergolong parah, hingga terpaksa dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis.

Kepala Desa (Kades) Anyar, Herman Syawiran didampingi Kepala Dusun (Kadus) III Desa Anyar, Frengki mengatakan bahwa sejak musim hujan tiba sekarang ini warganya mulai terserang penyakit Muntaber. Bahkan ada yang harus dirujuk ke Puskesmas Muara Lakitan.

“Memang benar ada lima anak kami ketahui terkena Muntaber, dan sekarang dirawat di Puskesmas. Hanya saja mereka terkena, kalau korban jiwa belum ada,” kata Frengki kepada Linggau Pos, Jumat (24/8).

Frengki menghimbau agar tidak bertambah korban dan terulang lagi, kepada masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan. Karena lingkungan yang kotor bisa menjadi sumber penyakit.

Secara terpisah, Kadinkes Kabupaten Musi Rawas, Hj Mifta Hulumni melalui Sekretaris, Muhamad Nizar membenarkan pihaknya menerima laporan dari petugas Puskesmas kecamatan Muara Lakitan. Adanya warga terkena mutaber. “Musim pancaroba memang anak-anak rentan terkena penyakit muntaber. bahkan ada juga orang dewasa terkena muntaber, bila tidak berhati-hati. Dari pengalaman yang ada bagi yang rentan terkena penyakit muntaber daerah pingiran sungai dan rawan kekeringan. Tapi soal kasus di Desa Anyar itu masih dapat ditangani petugas Puskesmas setempat,” jelas Nizar.

Kembali Nizar menjelaskan, muntaber merupakan penyakit yang sangat menular, virus yang menyebabkan muntaber adalah norovirus, ia biasanya menjangkit orang dewasa. Meskipun virus lain, seperti adenovirus, rotavirus dan astrovirus juga bisa menyebabkan muntaber.

“Kemudian virus tersebut menyebar melalui kontak dengan orang yang terinfeksi, misalnya dengan berbagi makanan, air, atau peralatan makan. Individu juga dapat terinfeksi oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi,” ucap Nizar mengimbau, untuk warga mewaspadai penyakit Muntaber dipergantian musim atau pancaroba saat ini. Dikarenakan mulai memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. (04)

Rekomendasi Berita