oleh

Lihat Polisi Razia, Ketakutan, Hendak Tabrak Polisi, Kejar-kejaran, Akhirnya…

LINGGAUPOS.CO.ID – “Ular Bebiso Makan Bengkuang, Jangan Bawa Piso, Agek Tebuang”, begitu isi himbauan yang terpasang di pagar Polres Lubuklinggau. Jadi jangan heran, jika ada ditangkap karena membawa senjata tajam (sajam).

Buktinya, Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 21.30 Wib, di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuklinggau Utara I, petugas Polsek Lubuklinggau Utara mengamankan seseorang tanpa hak dan bukan profesinya, membawa, menyimpan dan memiliki senjata tajam.

Tersangka yang diamankan, Muhamad Danil (55) warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harrison Manik menjelaskan, malam itu dilaksanakan razia cipta kondisi di depan Polsek Lubuklinggau Utara.

“Saya memimpin razia bersama anggota di depan polsek. Tiba-tiba dari arah Sumber Agung muncul mobil Daihatsu Calya warna silver BG 1692 PD,” jelas Kapolsek.

Ketika diminta stop, mobil justru tancap gas. Bahkan hendak menabrak anggota yang melakukan razia. Selanjutnya Unit Reskrim dipimpin Kanit Aiptu Arahmanu mengejar. Sampai di SPBU Durian Rapak berhasil dikejar.

Namun berhasil menghindar, bahkan memutar balik ke arah Polsek. Petugas langsung memepet mobil tersangka, akhirnya tidak jauh dari lokasi berhasil dihentikan.

“Saat kami geledah, di bawah kursi sopirnya yakni Muhamad Danil, ditemukan pisau bergagang plastik hitam bersarung dengan kertas berwarna kuning berlilit dengan lakban bening. Sementara rekannya juga pria, saat digeledah bersih,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menegaskan, bahwa tersangka Danil diancam melanggar Pasal 2 (1) UU Darurat No.12 Tahun 1951.(*)

Rekomendasi Berita