oleh

Libur Lebaran, Tunggakan Pelanggan PLN Naik

Totalnya Rp 2,4 Miliar

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Libur panjang menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah, ternyata memberikan dampak besar bagi PLN Rayon Muara Beliti. Pasalnya, libur lebaran ini membuat warga pelanggan PLN juga libur membayar tagihan listrik.

Tercatat, tagihan satu bulan yang sudah terhitung menunggak per tanggal 23 Juni 2018 lalu mencapai Rp 2,4 miliar. Jumlah tunggakan ini update hingga tadi pagi (28/6). Pihak PLN Rayon Muara Beliti memiliki wilayah kerja meliputi Kabupaten Musi Rawas, sebagian Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara.

Menurut Manager PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Muara Beliti, M Rizal Alfian, melonjak jauh tunggakan ini dibanding bulan lalu sekitar Rp 1 miliar. Pelanggan ini menunggak sampai akhir Mei 2018.

“Artinya tunggakan ini juga lebih dari dua bulan dari Rp 2,5 miliar naik cukup signifikan sebesar Rp 3,1 miliar. Keadaan ini membuat pihak PLN Rayon Muara Beliti harus kerja ekstra turun ke pelanggan untuk melakukan tagihan dan penertiban,” ucap Rizal, sapaan manager ini, dalam siaran persnya, Kamis (28/6).

Lebih lanjut Rizal menyatakan kenaikan tunggakan ini merata di seluruh kecamatan dan pedesaan di wilayah kerja PLN Rayon Muara Beliti, termasuk juga pelanggan besar. Seperti perkantoran swasta dan ruko-ruko yang biasanya tepat waktu membayar listrik.

“Kami menyadari dengan hari kerja yang sempit mungkin sebagian terlupa dengan kewajibannya membayar rekening listrik. Namun sebenarnya bukan alasan sebagai pelanggan yang wajib membayar listrik tepat waktu. Oleh karena itu, kita terus melakukan penagihan dengan membentuk tiga tim, yaitu 2 tim 6 orang yang fokus ke pelanggan dengan tagihan rupiah yang besar dan satu tim lagi 32 orang mendatangi pelanggan, sambil melaksanakan pencatatan stan meter rutin bulanan,” ungkap Rizal yang terus menghimbau agar semua pelanggan PLN bisa sadar akan kewajiban untuk membayar listrik tepat pada waktu sebelum tanggal 20 setiap bulan.

Imbauan ini, sambung dia, ditujukan khusus untuk pelanggan rumah tangga mayoritas yang sering menunggak.

“Karena kita akan laksanakan operasi penagihan akan dillakukan hingga akhir bulan atau Sabtu 30 Juni nanti,” tegas Rizal. (08/Rls)

Rekomendasi Berita