oleh

Legalisir Berkas Paslon Sampai Lima Jam

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ada yang unik saat penyerahan syarat dukungan calon independen ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau. Saat itu, Selasa (28/11) H Toyeb Rakembang-Sofian melengkapi kekurangan syarat dukungan yang sudah mereka daftarkan ke sistem informasi pencalonan, yakni sebanyak 25 dukungan. Jadi, jumlah dukungan yang diserahkan H Toyeb Rakembang-Sofian sebanyak 15.873 dukungan, dan syarat minimal hanya 15.470 dukungan.

Selanjutnya, KPU Kota Lubuklinggau langsung mengeluarkan Berita Acara (BA) penerimaan syarat dukungan tersebut. Ternyata, berkas fotokopi dari syarat dukungan tersebut harus diparaf oleh Ketua Pokja, Efrizal dan dicap Sekretariat KPU Kota Lubuklinggau. Alhasil, proses paraf dan cap ini menghabiskan waktu hingga lima jam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat akan dilakukannya paraf dan cap mengundang gelak tawa dari Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Lubuklinggau, termasuk tim Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau, serta H Toyeb Rakembang-Sofian. Sebab, banyaknya berkas yang akan diparaf.

Bahkan, saat dimulainya proses paraf, Efrizal yang merupakan Divisi Logistik KPU Kota Lubuklinggau, pun tersenyum ketika akan dimulainya proses paraf. Sebab, ketika dilakukannya proses pemberian cap, bisa dilakukan secara bergantian. Namun, untuk paraf hanya bisa dilakukan oleh dirinya seorang.

Divisi Teknis KPU Kota Lubuklinggau, Gatot Wijianto didampingi Kasubag Teknis KPU Lubuklinggau, Hironimus Emil Mbeko mengatakan dilakukannya paraf dan cap itu menandakan kalau berkas yang diserahkan sudah dilegalisir oleh KPU, sama dengan aslinya.

“Jadi, ketika dilakukannya verifikasi faktual oleh KPU, tim Pasangan Calon (Paslon) bisa mendampingi tim kita melakukan verifikasi, dengan membawa syarat yang sudah kita legalisir. Menghindari bedanya data antara KPU dan tim Paslon,” kata Hironimus Emil Mbeko, Rabu (29/11). (11)

Komentar

Rekomendasi Berita