oleh

Latih Keikhlasan, Sembelih Dua Sapi

Guru SMPN 9 Model Lubuklinggau Berkurban

Guru SMPN 9 Model Lubuklinggau turut berbagi pada momen Idul Adha 1439 H. Tiga tahun terakhir, para guru sengaja melakukan arisan untuk bisa menunaikan ibadah kurban.

Laporan Sulis, Air Temam

KAMIS (23/8) sejak pukul 09.00 WIB, arahan disampaikan Kepala SMPN 9 Lubuklinggau, Nurainun untuk mengingatkan kepada 600 peserta didiknya tentang ibadah kurban.

Ia berharap, dengan menyaksikan dewan guru menyembelih dan membagikan daging dari hewan kurban, bisa memotivasi para peserta didik, ketika kelak ditakdirkan mampu, maka memiliki kemurahan hati untuk berkurban.

“Alhamdulillah, tiga tahun berturut-turut kita bisa berkurban. Tahun ini dua sapi kita sembelih. Dagingnya, selain dibagikan untuk dewan guru, masyarakat dan siswa kurang mampu pun kami beri,” tutur Nurainun.

Ia meyakini, berkurban itu menjadi bekal di hari akhir kelak.

“InsyaAllah, apabila kita melakukan kurban dengan ikhlas, semata-mata karena Allah. Maka amalan tersebut akan dicatat oleh malaikat sebagai amalan baik kita. Allah akan membalas kebaikan kita di hari akhir kelak,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Ia juga menjelaskan, dalam proses kurban, kita akan melakukan penerimaan, penyembelihan, penimbangan, hingga pembagian ke warga. Semua kegiatan ini dilakukan oleh dewan guru dan staf. Sehingga meningkatkan sosialisasi kita untuk saling tolong-menolong satu dengan yang lain.

Dan yang paling penting, kata dia, berkurban saat Idul Adha ini bisa menambah rezeki.

“Rezeki yang kita miliki hendaknya disisihkan sebagian untuk hal kebaikan. Bisa dengan sedekah, zakat, ataupun dengan berkurban ini. Harta kita akan menjadi berkah jika kita menggunakannya di jalan Allah,” imbuhnya.(*)

Rekomendasi Berita