oleh

Latih Anak Cerdas Kelola Emosi

LUBUKLINGGAU – Sejak dini balita dilatih mengendalikan emosi, kelak ia disukai teman karena baik hati. Manfaat lainnya, seseorang yang memiliki kecerdasan emosional yang baik, masa depannya akan lebih baik. Sebab, ia akan menjadi insan yang menghargai, penyabar, peduli, berempati, dan sedang menolong.

Guru Bimbingan Konseling SMK Yadika Lubuklinggau, Yenni menjelaskan, sejak balita anak sudah bisa diajari cara mengelola emosinya.

“Dari hal kecil. Misal, anak mau dibelikan ice cream atau mainan. Saya rasa nyaris setiap anak menyukai dua hal ini. Kita tak harus mengabulkannya dalam waktu singkat ketika si anak meminta. Kita perlu menjelaskan kepada anak tentang menabung untuk bisa membeli mainan yang diinginkannya. Dari situ, kita sudah mengajari anak memupuk kesabaran dan mengendalikan emosinya,” tutur Yenni, Senin (24/12).

Termasuk ketika menghadapi anak yang menangis. Yenni menyarankan, orang tua jangan sampai berteriak-teriak dalam menenangkannya.

Kadang, kata dia, berteriak tak akan menyelesaikan masalah. Maka lebih baik, bicara dengan si anak dengan suara pelan.

Sejak dini, kata Yenni, kita juga bisa mengajari anak berlatih menghadapi kesulitan. Ini penting, agar terbangun mentalitas anak yang kuat, yakni tidak cengeng, tidak menyerah menghadapi kesulitan.

“Contoh sederhana ketika anak belajar jalan dan ia jatuh, ibu merespon, ‘Ayo bangun lagi…’ Dengan begitu anak akan berusaha bangkit tanpa menangis. Jika orang tua langsung menolong, ia cenderung menangis. Kita juga bisa mengajari anak belajar tanggung jawab, ketika anak lelah bermain dan ingin segera makan, arahkan ia untuk membereskan mainannya dahulu baru makan. Ini salah satu cara menjadi dia bertanggung jawab,” saran Yenni lagi.(lik)

Rekomendasi Berita